pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

APBD 2021 tak Sesuai RPJMD

BANTAENG, BKM — Kepala Bappeda Bantaeng, Muh Dimiati Nongpa, Jumat (11/12), mengungkapkan, penganggaran tahun 2021 terjadi ketidaksesuaian antara alur Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) dengan RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah).
Visi dan misi Bupati dan Wabup Bantaeng yang telah tertuang dalam RPJMD tidak seluruhnya dapat terlaksana. “Program unggulan pak Bupati tetap terealisasi tapi tidak dengan program tambahan lainnya”, katanya.
Dijelaskan Nongpa, hal ini terjadi dikarenakan munculnya pandemi Covid-19 yang nyaris melumpuhkan sektor ekonomi dan menimbulkan masalah sosial.
APBD mendatang jelas dia fokus kepada pemulihan sosial yang disesuaikan dengan kebiakan pemerintah pusat dan daerah. “Kita fokus pada pemulihan sosial”, jelasnya.
Dipaparkan Kepala Bappeda, bahwa dalam APBD yang akan datang, pembagian anggaran tidak lagi lagi menganut pola lama, yaitu belanja rutin dan belanja pembangunan.
Angaran tahun depan, kata dia, disusun dalam emat kluster. Yakni, belanja operasi, belanja modal, belanja transfer, belanja tak terduga. Hal ini didasarkan pada Permenkeu nomor 12 tahun 2020.
Dia menggambarkan, total belanja tahun 2021 sebesar Rp 1,84 Triliun. Besaran tersebut meliputi, belanja operasi diasumsikan Rp 714 M, belanja modal Rp 262 M, belanja transfer Rp 104 M, belanja tak terduga Rp 500 juta. (wam/C)




×


APBD 2021 tak Sesuai RPJMD

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar