PAREPARE, BKM — Hujan deras disertai angin kencang yang terjadi dalam sepekan terakhir di Kota Parepare membuat Sungai
Karajae Kota Parepare meluap dan merendam sawah petani dan pemukiman penduduk di kawasan tersebut, Jumat (18/12).
Sebut misalnya dipesisir Pantai Tonrangeng, muara sungai jembatan Sumpang Minangae Kelurahan Lumpue banjir tak terhindarkan.
Camat Bacukiki, Saharuddin mengatakan titik langganan banjir di Kelurahan Watang Bacukiki tepatnya di RW 2 Lontangnge, RW 3 Abbanuangnge dan RW 4 Mangimpuru. Banjir juga terjadi di Kelurahan Galung Maloang ke arah Perumahan Salo Karajae.
Luapan air sungai membuat arus lalulintas di area perumahan terputus. Kelurahan Lompoe perbatasan Kelurahan Lapadde, air sungai juga meluap.
”Kita antisipasi di Galung Maloang bersama tim BPBD, pak lurah dan aparatnya bersama masyarakat membuat jembatan darurat,” tandas Saharuddin.
Sedangkan di Watang Bacukiki hewan ternak terpaksa dievakuasi ke lokasi yang agak tinggi sedangkan masyarakat memilih bertahan di rumah meskipun luapan air terus naik.
”Kami bersama tim BPBD, Dinsos, Damkar, Kominfo, Lurah dan aparatnya berjaga-jaga sampai air surut,” tukasnya. (mup/C)
Sawah dan Pemukiman Warga Terendam Banjir
×

