BULUKUMBA, BKM — Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Cabang Bulukumba menggelar diskusi bersama media/pers dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) Protokol Pencegahan Penyebarandan Pengendalian Covid-19, di Cafe Natural Bulukumba, Selasa (22/12).
BPJS Kesehatan berupaya menerapkan protokol pencegahan penyebaran dan pengendalian covid-19, ketika menyelenggarakan kegiatan yang mengumpulkan audiens/khalayak secara terbatas.
Dalam kegiatan Ngobrol Program Terkini (Ngopi) Bersama BPJS Kesehatan yang rutin diadakan setiap tahun tersebut.
Sebanyak 15 orang media hadir ngopi bareng terkait pelayanan BPJS Bulukumba yang selama ini.
Kabid Kepesertaan BPJS Kesehatan Bulukumba Supratman membawakan materi tentang kontribusi pemerintah dalam kepesertaan masyarakat sebagai peserta penerima bantuan iuran (PBI), dalam materinya. Beberapa kemudahan untuk masyarakat demi mendapatkan pelayanan difasilitas kesehatan melalui aplikasi mobile JKN.
“Ini adalah layanan terbaru kami jadi bisa dirumah tanpa harus bertatap muka dengan hanya memanfaatkan Whatsapp ” ujar Supratman.
Pemateri kedua dr. Amrullah menyampaikan bahaya Covid-19 yang kini masih mewabah di Bulukumba.
“Kini kasus positif Covid di Bulukumba mencapai 450 orang dan meninggal dunia 16 orang,” tandas dr Amrullah.
“Kita tidak boleh lengah, juga tidak boleh panik terkait adanya Covid-19. Yang mesti dilakukan adalah menjaga 3M dan perbaikan sistem imun,” imbaunya.
“Di RS kita kembangkan sistem pendaftaran online tapi pelaksanaannya belum maksimal karena masih ada masyarakat yang belum faham sistem online”, jelas Gumala, Humas RSUD H. Andi Sulhtan Daeng Radja. (min/C)
BPJS-Media Diskusi Protokol Pencegahan
×

