MAKASSAR, BKM–Partai Persatuan Pembangunan (PPP) baru saja menggelar Muktamar di Kota Makassar dan sukses memilih Suharso Monoarfa sebagai Ketua Umum.
Tak hanya itu, dua politisi asal Sulsel yakni Dr HM Amir Uskara dan Dr HM Aras juga disebut akan masuk dalam jajaran kepengurusan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PPP.
Kali ini, PPP Sulsel mulai mempersiapakan musyawarah wilayah (muswil) pada April atau Mei mendatang.
Beberapa Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PPP mulai mendorong figur milenial untuk memimpin PPP Sulsel. Adalah Ketua DPC PPP Kabupaten Bulukumba, H. Askar HL yang mengusulkan nama Imam Fauzan AU.
Menurut Askar, berbagai syarat dalam anggaran dasar PPP telah dipenuhi Imam Fauzan. Ditambah sosok pemuda kelahiran 28 September 1996 itu bisa mewakili generasi milenial di PPP.
“Figur potensial adalah pak Imam Fauzan, potensi beliau sebagai generasi milenial, dan ini kemudian jadi aset besar bagi PPP di Sulsel,”kata Askar baru-baru ini.
Menurutnya, PPP itu bisa diterima semua kalangan. Karena itu PPP juga butuh sosok milenial untuk menjadi pemimpin. Supaya tidak ada kesan bahwa PPP ini hanya partai yang didominasi orang tua.
Askar menuturkan, figur Imam sudah berkontribusi untuk PPP. Selain mampu duduk sebagai anggota DPRD Sulsel, Imam Fauzan juga telah teruji karena saat ini memimpin Fraksi PPP di DPRD Sulsel.
“Bagi kami calon kuat itu adalah Imam Fauzan. Semua punya potensi, tapi kita ini di PPP selalu mengedepankan azas komunikasi, yang pasti kalau Imam Fauzan maju, PPP Bulukumba sangat mengapresiasi sikap tersebut,” katanya.
Sementara itu, Ketua DPC PPP Kabupaten Bantaeng, Hj. Andi Sugiarti Mangun Karim mengaku jika sebagai kader maupun pribadi dia menginginkan pemimpin baru di PPP Sulsel. Apalagi kata dia, kepemimpinan Muh. Aras sebagai Ketua sudah harus berganti dengan figur muda.
“Pak Aras itu tempatnya sudah tidak di Sulsel lagi. Dia sudah harus ada di DPP. Dengan kapasitas dia, ya kan. Dengan posisi dia sekarang. Yang kedua, PPP wilayah butuh penyegaran. Kita butuh penyegaran, kita butuh tenaga baru, tenaga muda yang punya visi, yang bisa membawa PPP ke depan menjadi lebih milenial, lebih maju, lebih bisa mengikuti kondisi zaman lah, seperti itu. Dengan tidak meninggalkan citra kita sebagai partai Islam,” katanya.
Andi Ugi-panggilan Andi Sugiarti Mangun Karim mengaku, kader partai pasti telah mampu melihat dengan jelas siapa sosok milenial yang dianggap mumpuni sebagai suksesor Muh. Aras di PPP Sulsel.
“Kita tentu sudah bisa melihat potensi yang dimiliki oleh partai, sudah begitu banyak karya, ruang yang ditempati oleh kader kita dan dia berhasil di tempat itu. Taruh lah misalnya Imam Fauzan. Fauzan kader muda, dia lahir dan besar di keluarga yang memang bekerja secara maksimal untuk kepentingan partai,” ujar Andi Ugi.
Andi Ugi menjelaskan, dengan ketokohan yang dimiliki Waketum PPP Amir Uskara, yang baru-baru ini berhasil menyukseskan Muktamar DPP PPP di Makassar, maka potensi lahirnya kader-kader baru untuk membawa kejayaan PPP di Sulsel sangat besar.
“Dan potensi yang dimiliki Imam Fauzan, kita bisa berharap banyak kepada sosok seperti beliau. Ada pembaharuan, kita berterima kasih pak Aras sudah membawa PPP Sulsel lebih baik, tetapi saatnya sekarang PPP Sulsel itu melakukan pembaharuan, dan pak Aras alhamdulillah kita melihat dia punya potensi untuk berkiprah lebih banyak lagi di nasional,”jelasnya.
Terpisah, Ketua DPC PPP Kabupaten Takalar, H. Nurdin HS menambahkan bila banyak figur di PPP yang cukup mumpuni sebagai suksesor Muh. Aras. Termasuk legislator muda PPP Sulsel, Imam Fauzan.
“Beliau punya kapasitas, apalagi jadi ketua fraksi PPP di DPRD Provinsi, tidak ada salahnya beliau mau maju,” ucapnya.
Sementara, Ketua DPC PPP Kabupaten Gowa, Nursyam Amin menuturkan, jika melihat perkembangan jelang muswil PPP Sulsel, memang telah ada beberapa figur yang digadang-gadang bakal berkompetisi.
Namun, Nursyam berharap keberadaan kandidat milenial di PPP akan mampu mengangkat citra partai lebih baik ke depannya. Apalagi dalam menjawab tantangan zaman di era keterbukaan informasi dan teknologi.
“Yang mau maju ada beberapa. Saya melihat semua kader terbaik, termasuk ada nama Imam Fauzan yang saya dengar. Kalau sosoknya sudah teruji. Apalagi sebagai kader PPP yang saat ini juga menjabat ketua Fraksi DPRD Sulsel, dia sangat bagus, sekaligus bisa mencitrakan bahwa PPP adalah partai milenial, dan tidak selamanya orang tua. Saya rasa seperti itu.”jelas Nursyam.
Anggota Fraksi PPP DPRD Gowa H Dahlan Dg Tawang juga memberi respon atas masuknya nama Imam dalam bursa calon ketua PPP Sulsel. “Kita tentu memberikan apresiasi jika ada kader muda yang ingin membesarkan PPP,”ujar legislator PPP dua periode ini, Minggu (3/1).
Sementara itu, Ketua DPC PPP Makassar Busranuddin Baso Tika mengatakan, dirinya masih menunggu kepastian jadwal muswil, sebab sesuai Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) PPP, enam bulan setelah Muktamar paling lambat sudah harus dilaksanakan Muswil di Provinsi. (rif)
Dukungan ke Imam Fauzan Jelang Muswil Terus Bertambah
×

