SIDRAP, BKM — Pengadaan beras di Badan Urusan Logistik (Bulog) Cabang Sidrap over target pada tahun 2020, lalu. Menyikapi hal tersebut, pimpinan Bulog Sidrap kini menambah gudang penampungan.
Pimpinan Bulog Cabang Sidrap, Anwar Halim saat dihubungi, Selasa, (5/1) menjelaskan pengadaan beras tahun 2020 lalu over target.
“Alhamdulillah, penyerapan beras tahun lalu over dari target 40.536 ton menjadi 53.336 ton, ada kenaikan sebesar 131,38 persen,” ucapnya.
Menurutnya, pengadaan beras dari petani ini dilakukan mulai Januari hingga November lalu ke sembilan gudang yang ada di Sidrap. Dengan capaian itu, Anwar Halim berterimakasih kepada seluruh stakholder dan mitra kerja atas kerjasamanya dalam penyerapan beras.
Bulog Sidrap kata dia melakukan penyerapan atau pembelian gabah beras petani sebanyak-banyaknya untuk dikirim kewilayah Indonesia yang bukan produksi beras.
Termasuk untuk kegiatan pasokan stabilisasi harga jika ada kenaikan dan cadangan beras pemerintah untuk ketahanan pangan nasional.
“Untuk stok beras kita saat ini masih ada sebanyak 12 ribu ton yang tersebar di sembilan gudang penyimpanan. Selebihnya itu sudah dikirim ke luar pulau seperti Kalimantan dan Papua,” tandasnya. (ady/C)

