JAKARTA, BKM — PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) mendapat kenaikan kuota Kredit Usaha Rakyat (KUR) cukup besar tahun ini. Total jatah KUR yang dipercayakan pemerintah untuk disalurkan BNI mencapai Rp32 triliun.
Jumlah tersebut meningkat 45,4 persen jika dibandingkan kuota tahun 2020 sebesar Rp22 triliun. Kenaikan kuota ini juga sejalan dengan langkah pemerintah yang memutuskan penambahan plafon KURkepada Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) tahun ini untuk mempercepat pemulihan ekonomi di masa pandemi Covid-19.
Total plafon KUR tahun 2021 mencapai Rp253 triliun atau naik 15 persen dari anggaran tahun 2020 yakni Rp220 triliun. Penyaluran KUR perbankan memang berangsur membaik sejak kuartal III 2020 setelah sempat mengalami kontraksi pada pada kuartal II di awal pandemi mencuat.
Rencana Kementerian BUMN membuat spesifikasi bank pelat merah dimana BNI akan didorong melakukan ekspansi Internasional rupanya tidak berdampak pada jatah KUR perseroan.
GM Divisi Bisnis Usaha Kecil-2 BNI, Bambang Setyatmojo, mengatakan, pihaknya sudah melakukan persiapan matang untuk menyalurkan KUR yang akan difokuskan pada sektor pertanian, industri, dan jasa.
”Ada beberapa strategi yang kami siapkan. Pertama, melakukan digitalisasi proses bisnis untuk peningkatan kecepatan dan keakuratan,” katanya, Selasa (5/1).
Kemudian, BNI akan menambah jaringan pelayanan baik online maupun lewat outlet pemutus KUR. Perseroan juga akan melakukan kolaborasi dengan mitra usaha atau value chain dari debitur BNI dan juga dengan mitra pihak ketiga, termasuk fintech.
Di tengah tekanan Covid-19, BNI berhasil menyalurkan KUR Rp21,3 triliun sepanjang 2020. Dimana, lebih dari 50 persen disalurkan ke sektor produksi. Ada sekitar Rp700 miliar dari kuota yang didapat tahun lalu tidak tersalurkan.
Penyebabnya, permintaan KUR sangat berkurang pada saat fase shock Covid-19 yakni bulan April- Juni. BNI baru bisa menggenjot penyaluran KUR pada bulan sejak Juli hingga Desember.
”Dengan tren peningkatan permintaan dan kemampuan penyaluran yang sudah kembali normal sejak Juli, kami optimis dapat membantu menyediakan akses KUR yang makin mudah bagi pelaku UMKM,” pungkas Bambang. (int)
BNI Dapat Kenaikan Kuota KUR
×

