BANTAENG, BKM — Kabar baik untuk masyarakat Bantaeng dan sekitarnya. Tidak lama lagi, RSUD Prof Anwar Makkatutu akan membuka pelayanan kemoterapi bagi pasien pasca operasi tumor dan hemodialisa atau cuci darah bagi penderita gagal ginjal.
Direktur Utama (Dirut) RSUD Prof Anwar Makkatu, dr H Sultan, Rabu (13/1) mengatakan menyusul berubahnya status rumah sakit yang dipimpinnya dari tipe C ke tipe B.
Dipaparkan Sultan, salah satu syarat untuk naik kelas (tipe) adalah jumlah bad (tempat tidur. “Saat ini, jumlah bad yang ada lebih dari 240 unit. Sudah sangat memenuhi syarat berdasarkan Permenkes yang baru”, paparnya.
Diungkapkan Sultan, sebenarnya dia prihatin atas perubahan tipe rumah sakit ini. Karena, kata dia, ada jenis penyakit yang tidak bisa langsung ke rumah sakit untuk dilayani. Yaitu, penyakit dalam dan mata.
Kedua jenis penyakit itu, kata dia, pasien disyaratkan ke klinik atau rumah sakit tipe D. “Pasien interna dan mata tidak bisa lagi langsung berobat disini. Mereka harus ke klinik atau RS tipe D”, jelasnya.
Untuk kemoterapi jelas Sultan sebenarnya dijadwalkan sebulan kedepan. Tapi karena masih pandemi Covid-19, maka ditunggu hingga kondisi normal.
Mengenai dua jenis penyakit, yakni interna dan mata, adalah kebijakan BPJS Kesehatan yang mengharuskan ke klinik dan RS tipe D.
“Saya berharap kepada teman-teman, agar dapat memahami bahwa dua jenis penyakit tersebut adalah kebijakan dari pihak BPJS Kesehatan”, urainya.
Jadi, kata dia, tidak ada niat membatasi atau mengklasifikasi penyakit pasien. Tapi menyangkut pasien darurat, IGD terbuka untuk semua. (wam/C)
RSUD Buka Kemoterapi dan Hemodialisa
×

