MAROS, BKM — Bupati Maros, HM Hatta Rahman, meresmikan empat gedung baru Sekolah Dasar (SD) yang ada di Kabupaten Maros. Keempat sekolah dasar tersebut, yakni SDN 57 Bulu-bulu, SDN 20 Panjallingan, Kecamatan Bontoa, SDN 48 Bontokapetta, Kecamatan Lau, dan SDN Inpres 241 Perumnas Tumalia, Kecamatan Turikale.
Bupati Maros, Hatta Rahman, mengatakan, pembangunan gedung sekolah dasar berlantai tiga tersebut dimulai sejak tahun 2019. Namun baru selesai dibangun akhir tahun 2020.
”Mulai pembangunannya sejak 2019. Ini sekolah dibangun ulang. Bangunan lamanya kita robohkan, dan membangun kembali tiga tingkat. Karena memang murid di sekolah ini sampai 800 orang lebih. Makanya, perlu dibangunkan gedung yang baru dengan kapasitas ruangan yang memadai untuk menampung siswa belajar,” jelasnya kepada wartawan.
Peresmian ke empat bangunan sekolah ini dilakukan di SDN 57 Bulu-bulu dengan menandatangani prasasti ke empat sekolah.
Penggabungan peresmian empat sekolah dasar ini sengaja dilakukan, mengingat saat ini Kabupaten Maros masih memiliki kasus Covid-19 yang cukup tinggi. Sehingga untuk meminimalisir kerumunan, maka pelaksanaannya hanya dilakukan di satu sekolah.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan, H Takdir, menuturkan, SDN 57 Bulu-bulu ini awalnya terdiri dua sekolah. Namun satu sekolah dilebur atau di regrouping, sehingga menjadi satu sekolah. Umumnya pembangunan sekolah itu menelan anggaran sekitar Rp250 juta setiap ruangannya.
Terkait anggaran pembangunan gedung sekolah SDN 57 Bulu-bulu ini, kata Takdir menelan anggaran Rp10 miliar lebih. Penganggaran pembangunan sekolah ini dari Dana Alokasi Khusus (DAK).
”Biayanya cukup besar, karena memang dirombak total, dibangun dari awal. Anggarannya sekitar Rp10 miliar lebih,” jelasnya.
(ari/c)

