MAMUJU TENGAH, BKM — Polisi tak ingin mengambil risiko.
Guna menghindari penjarahan sepanjang perjalanan menuju lokasi pengungsian gempa di Sulbar dan memastikan pasokan logistik aman saat tiba di Kabupaten Mamuju, Polres Mamuju Tengah (Mateng) mengawal bantuan hingga ke tujuan.
Bantuan logistik berupa sembako dan obat-obatan untuk para pengungsi gempa yang berada di Majene dan Mamuju Sulbar.
Personel yang bertugas untuk mengawal bantuan ke Mamuju dan Majene ini merupakan personel gabungan Polres Mateng, personel BKO Polres Pasangkayu dan personel Kodim 1427/Pasangkayu yang dipimpin Ipda Dhanu Yuwansya Putra, S.Tr.K Kasat Intelkam Polres Mateng, Rabu (20/1).
Kapolres Mamuju Tengah AKBP Muhammad Zakiy, SH, M.Si melalui Iptu Samsuddin B selaku Paur Subbag Humas Polres Mateng mengungkapkan, Bantuan yang dikawal merupakan bantuan dari Tim Relawan dari Palu Provinsi Sulawesi Tengah dengan bantuan logistik berupa sembako dan obat-obatan,” ungkapnya.
Pengamanan dan pengawalan bantuan bencana alam di Majene dan mamuju ini tujuannya untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan terjadi, misalnya beberapa warga yang memberhentikan mobil yang membawa bantuan logistik untuk pengungsi gempa di Sulbar.
”Distribusi bantuan dikawal ketat oleh personel gabungan TNI-Polri dengan sistem pengamanan satu orang anggota akan melekat di satu unit mobil yang mengangkut bantuan kemanusiaan tersebut,” tutupnya. (zul/C)

