MAKASSAR, BKM –Pasangan wali kota dan wakil wali kota Makassar terpilih Mohammad Ramdhan (Danny) Pomanto – Fatmawati Rusdi (Adama) mengaku tidak memiliki program khusus 100 hari usai dilantik pertengahan Februari mendatang.
Danny hanya ingin fokus pada penataan ulang jabatan di Pemerintahan.
“Tidak adaji program khusus karena semua penting. Tapi kalau 100 hari itu membersihkan pemerintah kota,” jelas Danny.
Menurut Danny, banyak hal yang mesti diperbaiki di struktur organisasi lingkup Pemkot Makassar. Pasalnya, program yang selama ini pro rakyat terkesan menghilang. “Kita akan audit. Banyak dugaan penyalahgunaan kewenangan dan anggaran,”jelasnya.
Terkait program, sambung Danny, pihaknya akan menyesuaikan dengan kebutuhan masyarakat. Misalnya saja, saat itu kondisi di Kota Makassar masih pandemi sehingga program akan mengacu pada perkuatan agar angka kasus covid melandai.
Kalau program kita akan lihat konteksnya. Apa yang urgent saat itu. Kalau masih covid, maka kita akan perkuat hingga membuat covid menghilang di Makassar,”jelas Danny yang telah ditetapkan oleh KPU Makassar melalui rapat pleno terbuka yang berlangsung di Hotel Claro, Makassar, Sabtu, (23/1).
Danny juga akan menata ulang Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar, ada tim transisi yang akan dibentuk untuk menilai birokrat, terutama terkait kinerja.
“Kami akan segera membentuk tim transisi. Kita sedang melobi, dan tim transisi ini diluar pemerintahan. Mereka akan menilai satu persatu kondisi tubuh pemerintahan, siapa tau ada birokrat tidak sehat,” kata Danny Pomanto
Untuk itu dirinya meminta seluruh masyarakat untuk bersabar. Sebab, masih ada agenda selanjutnya, yakni pelantikan di Februari mendatang. “Sesegera mungkin tim transisi bekerja usai pelantikan”ujarnya.
Saat penetapan, Danny bersama Fatmawati menyampaikan orasinya dihadapan para pendukung dan rakyat Makassar yang sempat hadiri.
“Seluruh rangkaian pesta demokrasi pilkada Makassar baru saja selesai. Dalam rapat pleno terbuka hari ini, KPU Kota Makassar menetapkan kami sebagai pasangan terpilih dalam,”ucap Danny.
Danny mengatakan, ini merupakan awal bagi dirinya bersama Fatmawati dalam bekerja membangun Kota Makassar.
“Bagi saya dan Ibu Fatma, ini justru merupakan awal kerja nyata, awal mewujudkan satu per satu bukti dari apa yang menjadi visi dan misi membangun Kota Makassar.”tuturnya.
Danny akan menjadi pemimpin bukan hanya untuk 218.908 orang yang memilihnya, namun untuk seluruh warga Kota Makassar.
Tak lupa ia mengajak masyarakat untuk bersatu dan bekerjasama menjaga dan membangun Kota Makassar untuk lebih baik. “Mariki’ bekerja sama, bekerja bersama, serta selalu menjaga kebersamaan dalam upaya memulihkan Kota Makassar agar menjadi lebih baik, lebih sehat, dan lebih kuat seperti harapan kita semua. Kami mewakafkan diri.”tuturnya. (jun/rif)
Danny – Fatma tak Miliki Program Khusus 100 hari
×

