MAKASSAR, BKM– Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kota Makassar mempertanyakan anggaran pemeliharaan setap unit closed circuit television (CCTV) dan WIFI gratis di masing kecamatan di kota Makassar. Alasan dewan, karena kebanyakan tidak berfungsi maksimal.
Anggota Komisi C DPRD Makassar, Andi Pahlevi mengatakan, anggaran pemeliharaan dan pemasangan CCTV sudah dianggarkan setiap tahunnya, sehingga jika ada yang rusak dan tidak digunakan patut disayangkan. Pasalnya, keberadaan CCTV di kota Makassar sangat diperlukan di setiap sudut untuk memantau aktivitas warga di jalan.
“Sepengetahuan saya ada anggaran pemeliharaannya, jadi kalau ada rusak tinggal diperbaiki. Anggaran itu harusnya dimaksimalkan penggunaannya. Untuk apa dipasang kalau tidak gunakan, apalagi memang pemasangannya belum seluruhnya di titik-titik dalam kota Makassar,” ungkapnya, Selasa (26/1).
Lanjut legislator Fraksi Gerindra Makassar ini,dengan adanya CCTV diharapkan kinerja di ruang kontrol War Room Balai Kota lebih berfungsi dengan maksimal. Seperti mengantisipasi kejahatan di jalan. Begitupun keberadaan Wifi gratis di kecamatan.
“Soal WIFI gratis belum ada manfaatnya untuk masyarakat. Nanti kita tanyakan itu di masing camat biar difungsikan,” ujarnya.
Hal senada dikatakan Arifin Dg Kulle, legislator Demokrat Makassar ini. Ia mengakui jika CCTV yang berada di sejumlah titik dalam kota Makassar tidak berjalan maksimal. Contohnya saja, belum bisa mengantisipasi terjadinya kejahatan.
“Coba itu warroom di balai kota difungsikan. Jangan biarkan kejahatan merajalela. Begitu halnya juga wifi yang bisa dimafaatkan warga di kecamatan. Itu juga perlu kita tanyakan sejauh mana manfaatnya di masyarakat,” tutupnya.
Sebelumnya, Kepala Dinas Kominfo Kota Makassar, Ismail Hajiali menyebutkan, dari ratusan CCTV yang terpasang tersebut, hanya sekitar 85 persen yang berfungsi maksimal. Sisanya, sekitar 15 persen dalam kondisi rusak.
Ismail mengklaim kerusakan yang terjadi diluar kendali instansi terkait. Ada yang rusak karena pecah kaca layar monitornya, ada yang tiangnya patah karena ditimpa pohon tumbang. Ada juga yang rusak karena ditabrak oleh pengendara bermotor.(ita)
Dewan Pertanyakan Fungsi War Room Balai Kota
×

