pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Syamsari Bahas Monev Pelaporan LHKPN

TAKALAR, BKM — Bupati Takalar, H Syamsari Kitta memimpin langsung coffee morning yang dihadiri pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan kepala bagian sekretariat daerah. Coffee morning tersebut berlangsung di ruang rapat kantor bupati Takalar, Senin (25/1)
Coffee morning dilaksanakan dua kali sebulan pada hari Senin pekan kedua dan keempat setiap bulannya. Dan kali ini membahas terkait Monitoring dan Evaluasi (Monev)pelaporan LHKPN, strategi pencapaian opini OTP, dan tindak lanjut rekomendasi MCP Korsupgah KPK.
Dalam coffee morning tersebut, bupati Takalar mengemukakan harapan agar Kabupaten Takalar mencapai target. Dalam tiga pembahasan ini, menurut Syamsari, perlu memperbaiki administrasi.
”Dalam pembenahan administrasi, sektretariat akan membuat SOP. Sehingga setiap pelayanan administrasi yang dilakukan melalui tahapan-tahapan yang jelas untuk mempercepat administrasi dan kita mengetahui apa yang menjadi kendala, sehingga prosesnya terlambat,” jelas bupati.
Setiap OPD memperbaiki manajemen aset. Aset pusat yang sudah dihibahkan ke OPD-OPD agar segera dimasukkan ke aset. Selain itu, aset daerah juga harus diperjelas. Sehingga tidak ada masyarakat yang mengklaim bahwa aset itu adalah miliknya. Dan aset yang berupa barang-barang yang rusak berat dan tidak bernilai lagi untuk segera dihapus dalam pencatatan.
Lanjut dikatakan, untuk memenuhi indikator pajak dan retribusi daerah solusi yang paling memungkinkan adalah kita melakukan pembaharuan aplikasi. Karena aplikasi yang ada dibidang pajak dan retribusi daerah sifatnya masih local house. Jika aplikasi kedua pendapatan sudah online maka OPD bisa membuka aplikasi di kantornya masing-masing sehingga memudahkan untuk mengontrol bagi wajib pajak yang belum memenuhi kewajibannya.
Terkait pencapaian Monitoring Centre For Prevention (MCP), kata bupati, harus melakukan rencana aksi seperti rencana penertiban IMB, pajak tambang, hotel dan restoran serta pajak-pajak lainnya, sehingga dapat segera mencapai MCP Korsupgah KPK.
”Jika kita ingin berhasil, maka kita bicara dengan orang yang pintar.Nanti akan ada ide baru yang akan tercipta suatu inovasi. Beliau juga mengingatkan kepada kepala OPD agar dalam bekerja selalu melakukan inovasi dalam memajukan Kabupaten Takalar,” katanya.(ira/c)




×


Syamsari Bahas Monev Pelaporan LHKPN

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar