TAKALAR, BKM — Bupati Takalar, H Syamsari Kitta, mengapresiasi tim yang terlibat langsung dalam proses pengadaan tanah untuk pembangunan bendungan Pamukkulu. Apresiasi ini disampaikan karena pengadaan lahan pembangunan bendungan sudah hampir rampung. Dan ditargetkan tahun ini akan selesai.
”Kita bersyukur atas apa yang telah dicapai selama ini dalam menyelesaikan pengadaan tanah. Sekarang ini kita butuh diplomasi dengan Menteri Lingkungan Hidup dan Menteri PUPR untuk menguatkan agar percepatan pembangunan bendungan ini dapat terselesaikan. Sehingga tanah 6.000 hektare di Takalar ini dapat dialiri,” pungkas H Syamsari dalam rapat progres pembangunan Bendungan Pamukulu, Rabu (27/1).
Selain itu, H Syamsari juga meminta agar tim untuk bersungguh-sungguh menggenjot pembangunan bendungan jika pengadaan lahannya sudah selesai. Hal ini disambut Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Takalar, M Naim yang menyampaikan bahwa tahun ini pengadaan tanah untuk pembangunan Bendungan Pamukkulu akan rampung.
”Hari ini ada sebanyak 100 bidang tanah yang dibayarkan secara bertahap di kantor camat Polongbangkeng Utara dan menyusul 39 bidang lainnya akan di bayarkan sambil menunggu SK pengesahan dari kementrian lingkungan hidup dan untuk 500 bidang lainnya nnti akan di musyawarahkan terkait pembayaran ganti ruginya,” jelas M Naim.
PPK Fisik Balai Pompengan Jeneberang, M Ihsan M, juga turut menambahkan bahwa untuk 500 bidang ini, pihaknya sedang membangun komunikasi dengan warga yang masuk dalam cakupan 500 bidang terkait biaya ganti ruginya.
Untuk diketahui, kebutuhan tanah untuk pembangunan Bendungan Pamukkulu sebanyak 640 hektare. Dimana, 593 hektare berada dalam cakupan wilayah Kabupaten Takalar. Sedangkan yang 47 hektare berada dalam wilayah Kabupaten gowa.
”Tahun ini kami usahakan untuk pengadaan tanahnya dapat selesai,” katanya.
Turut hadir dalam rapat progres tersebut Forkopimda, Sekkab Takalar, Kepala Kantor Pertanahan Takalar, dan para pimpinan OPD. (ira/c)
Bupati Minta Pembangunan Bendungan Pammukkulu Digenjot
×

