pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Sempat Putus Asa, Hingga Bangkit Berjualan Bingkai Foto

Goldena Foto Tetap Bertahan di Era Digitalisasi

DI ERA rahun 1980 hingga 2000, kita masih bisa melihat orang mengantri di depan sebuah etalase kaca yang berisikan album – album dan bingkai – bingkai foto. Mereka membawa sebuah benda kecil berbentuk tabung yang tak lain adalah roll film untuk mereka cuci. Tapi di era digitalisasi ini, hal itu tidak bisa lagi kita jumpai. bahkan usaha cuci rol film satu persatu bangkrut. Tinggal satu dua usaha saja yang bisa bertahan seperti Goldena Foto di Jalan Pengayoman, Panakukkang.

Penulis: FACHRIZAL

Seiring dengan kemajuan teknologi di awal tahun 2000-an, dimana mulai banyak bermunculan kamera digital dan ponsel yang dilengkapi dengan fitur kamera, trend penggunaan kamera analog pun semakin menurun. Bahkan perusahaan raja fotografi kelas dunia seperti Kodak pun harus mengalami fase yang paling buruk dalam suatu bisnis yaitu kebangkrutan.
Apalagi saat ini, orang – orang lebih senang menggunakan kamera digital ataupun ponsel untuk mengambil foto karena selain lebih praktis juga dapat menyimpan hasil foto lebih banyak. Selain itu, hasil foto dapat dengan mudah dipindahkan dari satu media digital ke media digital yang lainnya, seperti dari ponsel ke laptop, PC atau bingkai foto digital tanpa perlu lagi mencetak foto tersebut.
Pemilik Goldena Foto Fuji Film, Bambang Setiawan mengakui, setelah merintis usaha tahun 1999 usahanya berkembang dengan sangat cepat, di antaranya yang paling banyak di sukai konsumen adalah mencuci roll film di kalangan para anak muda dan orang dewasa. Tapi di era digitalisasi tahun 2004 konsumen kurang lagi mencuci foto menggunakan Roll film.
Untung saja, ia membuka inovasi baru di tokonya yaitu secara digital, selain roll film dirinya juga memiliki berbagai macam untuk mencuci foto di antaranya menjual bingkai-bingkai foto, cetak foto kanvas,mencetak foto melalui bluetooth atau flash disk.
“Usaha cuci foto roll film berhenti di tahun 2008 karena kurangnya lagi peminat. Syukur saya tidak putus asa karena memiliki usaha menjual bingkai foto dari ukuran kecil hingga besar. Alhamudlillah kami masih tetap bertahan,” ujar pria berumur 60 tahun ini yang tinggal di Jalan Cenderawasih.(*)



×


Sempat Putus Asa, Hingga Bangkit Berjualan Bingkai Foto

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar