BANTAENG, BKM — Kades Labbo, Kecamatan Tompobulu, Sirajuddin Siraj, Selasa (2/2) mendesak polisi segera menangkap pelaku penculikan anak dibawah umur.
Dikemukakan Kadespada Sabtu (30/1) sore, warganya berinisial R (16) diculik ketika pulang dari sekolahnya. R kelas XII SMAN 3 Bantaeng, merupakan warga Desa Labbo.
Menurut Kades, pria penculik R diketahui adalah warga Desa Pa’jukukang, Kecamatan Pa’jukukang berinisial U dan sudah berisiteri. Antara R dan U, tidak saling kenal. “R tidak mengenal U tiba-tiba dia diculik sewaktu pulang dari sekolahnya Sabtu sore”, terangnya.
Dipaparkan Sirajuddin, pelaku merampas sepeda motor R dan membawa R menuju Kabupaten Jeneponto.
Ditemui di rumahnya, R mengaku diancam U dengan sebilah badik. Takut nyawanya melayang, R tidak berkutik dibawa menuju rumah penghulu untuk dinikahi U.
Setiba di rumah penghulu, R bersikeras menolak dinikahi U. Selain tidak kenal, U lebih pantas menjadi ayahnya ketimbang jadi suami. “Saya tidak kenal. Orangnya sudah tua”, ucapnya.
Setelah mengetahui alamat rumah U, Sirajuddin berkoordinasi Kades Pa’jukukang untuk proses pemulangan R yang sedang dalam penguasaan U di Loka, Desa Bonto Marannu, Kecamatan Uluere.
Diakui Sirajuddin, R berhasil dipulangkan kekeluarganya dalam keadaan selamat tanpa cidera. “Alhamdulillah, R sudah kembali ke orang tuanya Minggu (31/1) dinihari.
Kasus ini sudah dilaporkan ke Polsek Pa’jukukang dan telah disampaikan ke Bidang Perlindungan Perempuan dan Anak Dinas PMD dan PPA Bantaeng.
Kepala Seksi Perlindungan Anak Juhaedah membenarkan, keluarga R sudah datang di kantor PMD dan PPA untuk melaporkan peristiwa yang menimpa R.
Kapolsek Pa’jukukang, IPTU Irwan Efendy, mengaku, kasus ini sudah dilaporkan secara resmi oleh keluarga korban. (wam/C)
Kades Desak Polisi Tangkap Penculik
×

