pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Danny Siap Gelar Sekolah Tatap Muka

Dilaksanakan Pada Tahun Ajaran Baru

MAKASSAR, BKM– Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menargetkan proses pembelajaran tatap muka sudah bisa dilaksanakan awal tahun ajaran baru 2021/2022 pada Juni mendatang.

Rencana pembelajaran di sekolah tersebut diprediksi sudah bisa dilaksanakan karena proses vaksinasi covid-19 juga sudah mulai berproses.
Olehnya itu, Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto optimistis proses belajar mengajar secara offline atau tatap muka tersebut sudah bisa dilaksanakan di Makassar. Kendati saat ini, masih dalam posisi zona orange.
Alasannya, karena pihaknya akan melaksanakan program Makassar Recover secara massif yang dipercaya bisa menurunkan kasus covid-19 secara signifikan.
Menurut rencana, Makassar Recover tersebut akan dilaunching besok, Jumat (5/3). Selanjutnya akan dilakukan tracing, tracking, dan tes massal untuk seluruh warga Makassar menggunakan genose, alat pendeteksi virus buatan ahli di Universitas Gajah Mada.
“Jika Makassar Recover berhasil, maka Insyaallah sekolah tatap muka bisa dilaksanakan awal tahun ajaran, Juni mendatang,” ungkap Danny di kediaman pribadinya usai menerima Ombudsman Makassar, Rabu (3/3).
Dia mengatakan, pemeriksaan secara massal akan dilaksanakan April mendatang.
“Saya kira setelah launching Makassar Recover, April kita cek kembali.Saya yakin Makassar akan mengalami recover atau pemulihan dengan progres yang baik,” ungkapnya.
Danny menambahkan, jika Makassar Recover berhasil, maka semua orang punya barcode terkait kondisinya. Baik yang kondisiny sehat, maupun penyintas.
Jadi, murid atau siswa yang akan belajar tatap muka tinggal memperlihatkan barcode-nya. Pihak sekolah tinggal menjalankan entry protokolnya.
“Kalau kontrolnya bagus, saya optimis tahun ajaran baru sudah bisa dilaksanakan sekolah tatap muka,” tambahnya.
Sementara itu, untuk menghadapi proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB), Ketua Ombudsman Makassar, Andi Ihwan Patiroy meminta agar Pemkot Makassar mengevaluasi sistem yang digunakan tahun lalu.
“Perubahan sistem. Kami sarankan proses pendaftaran online jangan menggunakan Infokom Kota Makassar melainkan vendor yang berkompeten dalam hal ini. Karena sebelumnya berjalan dengan baik. Ketika beralih ke Infokom jadi carut marut,” ungkap Ihwan.
Soal evaluasi PPDB, rencananya Ombudsman Makassar akan membuat MoU dengan Dinas Pendidikan mengenai assesment nasional.(rhm)



×


Danny Siap Gelar Sekolah Tatap Muka

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar