pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Kaji Pertukaran Sosial Elit Politik Antar WR III UMGo Raih Doktor di UNM

MAKASSAR, BKM — Fakta sosiologis menunjukkan proses pemilukada di Provinsi Gorontalo tahun 2017 masih diwarnai oleh adanya pertukaran sosial elit politik. Fenomena politik transaksional cakupannya sangat luas dan menyentuh seluruh aktivitas politik sehingga menimbulkan biaya politik yang menjadi beban untuk dikembalikan seorang calon yang telah memeroleh kekuasaan.

Hal itu melatari Apris Ara Tilome menulis disertasi dengan judul Pertukaran Sosial Elit Politik pada Pemilihan Daerah di Provinsi Gorontalo Tahun 2017. Ia mempertahankannya pada sidang ujian promosi doktor, Selasa (9/3) di Aula Lantai 5 Gedung Program Pascasarjana (PPs) Universitas Negeri Makassar (UNM).

Sidang dipimpin Direktur PPs UNM Prof Dr Hamsu Abdul Gani,MPd, dengan anggota masing-masing Prof Dr Andi Agustang,MSi, Dr Muhammad Syukur,MSi, Prof Dr Jasruddin,MSi, Prof Dr Anshari,MHum, Prof Dr Jumadi,MSi, dan Dr Mansyur Radjab,MSi.

Ada empat temuan riset Wakil Rektor (WR) III Universitas Muhammadiyah Gorontalo (UMGo). Pertama, relasi pertukaran sosial elit politik merupakan situasi strategis yang saling bergantung, membutuhkan, dan menguntungkan sebagai konsilidasi kekuatan untuk mencapai kemenangan/keterpilihan. Kedua, pola pertukaran berdasarkan sumber daya elit, baik figuritas, finansial, maupun kekuatan sosial sebagai pertimbangan parpol untuk memberi restu/rekomendasi kepada calon kepala daerah.

Ketiga, strategi pertukaran sosial adalah bagaimana elit politik memanfaatkan dan memaksimalkan sumberdaya untuk meraih kemenangan dalam kontestasi pemilihan kepala daerah. Keempat, implikasi sosiologis adalah interaksi sosial politik itu berlangsung dalam masyarakat pascapilkada. Apakah masyarakat akan terkotak-kotak, bergesekan, dan upaya meredusir potensinya.

Usai menjawab bantahan, sanggahan, dan klarifikasi dari tim penguji, Apris Ara Tilome dinyatakan lulus dengan IPK 3,88 dan predikat kelulusan sangat memuaskan.

Kaprodi Ilmu Sosiologi Prof Dr Andi Agustang,MSi yang juga selaku promotor mengapresiasi semangat dan motivasi berprestasi dimiliki bimbingannya. Karena itu, dia sudah layak menjadi doktor.

“Saya mengharapkan adanya sinergitas antara pengetahuan sains dan pengetahuan kearifan lokal dengan fondasi pengetahuan keagamaan,” pesan Guru Besar Ilmu Sosiologi UNM.

Turut hadir dalam sidang ujian promosi, di antaranya rektor UMGo, dekan FEIS, dan beberapa dosen UMGo. (rls)

 

 




×


Kaji Pertukaran Sosial Elit Politik Antar WR III UMGo Raih Doktor di UNM

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar