MAKASSAR, BKM–Belasan politisi bahkan mantan kontestan di pemilihan bupati (pilbup) yang berlangsung 9 Desember lalu telah memainkan strategi baru. Ada yang bergabung dengan partai baru dan ada pula yang kembali bergabung kepartai yang pernah membesarkannya.
Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) Hj Suhartina Bohari telah bergabung Golkar Maros, sementar politisi PAN yang lain yakni Arifin Junaedi juga kembali masuk Partai Golkar Luwu Utara.
Suartina mengaku bergabung di Golkar karena ingin menjadikan Golkar sebagai pemenang di Marod. “Saya punya keinginan untuk menjadikan Golkar sebagai partai pemenang di Maros,”jelas Suhartina usai mengembalikan formulir sebagai calon ketua Golkar Maros, Senin (15/3).
Sehari sebelumnya, politisi Partai Berkarya Abd Rahman Assagaf memilih hengkang dan bergabung dengan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Pangkep, politisi Golkar Andi Makmur Burhanuddin juga ikut bergabung dengan PKB Makassar serta politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Sulsel Rizal Syarifuddin menjadi Ketua Dewan Syuro PKB Makassar.
Adapun politisi Partai Hanura Jufri Pabe kali ini bergabung dengan Partai Nasdem Kota Makassar.
Sebelumnya politisi Nasdem Tomy Satria Yulianto gabung PKB, politisi Partai Demokrat Yohanis Bassang gabung Golkar Toraja Utara serta politisi Partai Demokrat Saiful Arif juga gabung Golkar di Selayar.
Politisi Partai Berkarya Yusuf Gunco dikabarkan juga ikut bergabung ke Golkar Makassar setelah Munafri Arifuddin alias Appi memimpin partai berlambang pohon beringin rindang di Kota Makassar.
Tak hanya itu, politisi Partai Perindo Nasran Mone juga kembali masuk Golkar.
Sejak beberpaa tahun lalu banyak politisi selalu pindah pindah partai, seperti Syamsu Rizal MI dan Viktor Datuan Batara. (rif)
Politisi Pindah Partai Terus Bertambah
×

