pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Mentan Ingin Nikmati Susu Cimory Gowa

GOWA, BKM — Menteri Pertanian Republik Indonesia (Mentan RI), Syahrul Yasin Limpo (SYL), mengatakan, dirinya ingin menikmati minuman susu segar produk Cimory Gowa pada 17 Agustus 2021 mendatang.

Keinginan itu disampaikan SYL usai meletakkan batu pertama pembangunan pengembangan sapi perah di lokasi eks pabrik markisa, Desa Tonasa, Kecamatan Tombolopao, Kabupaten Gowa, Selasa siang (16/3).

”Saya tidak tau bagaimana caranya. Yang jelas, saya mau kita mulai minum susu produksi Cimory Gowa pada 17 Agustus mendatang,” tandasnya di hadapan Dirut PT Cimory Group, Bambang Sutantio, Dirjen Peternakan dan Keswan Kementan RI, Nasrullah, Pangdam XIV Hasanuddin, Mayjen TNI Andi Sumangerukka, Wakil Bupati Gowa, Abd Rauf Malaganni, jajaran Forkopimda Gowa, serta dekan Fakultas Peternakan Unhas.

Peletakan batu pondasi pabrik milik PT Cisarua Mountain Dairy (Cimory) Group ini sebagai langkah awal kerjasama Pemkab Gowa dengan Cimory dalam pengembangan sapi perah dan pabrik pengolahan susu segar trademark Cimory.

Usai meresmikan cikal pembangunan kawasan pabrikan dan menanam rumput odot sebagai pakan ternak sapi perah ini, Syahrul mengatakan, susu adalah sumber nutrisi untuk menguatkan oksigen dalam tubuh sehingga kepintaran otak pun bagus.

Sementara itu, Dirjen Peternakan dan Keswan Kementerian Pertanian RI, Nasrullah, mengatakan, kondisi persusuan nasional saat ini baru bisa terpenuhi sekitar 22 persen dari kebutuhan 30 juta ton.

”Saat ini kita baru bisa menyiapkan 1 juta ton. Dan kita masih eksis berproduksi di pulau Jawa. Jika kita bertumpu pada Jawa semua, pasti tidak memadai. Sementara kita masih butuh 1,3 juta lebih ton untuk dikembangkan. Karena itu, kita bersepakat melakukan pengembangan di luar Jawa. Yakni di Kabupaten Gowa ini. Wilayah Gowa secara agro ekosistem sangat memungkinkan. Dan sekarang kita memulai kegiatan ini dengan membangun medium skel farm dulu. Ini merupaman inkubator pengembangan sapi perah di Gowa,” jelas Nasrullah.

Diakui, pembangunan medium skel farm akan bersamaan dengan industrinya. Kapasitas mesinnya yang akan disiapkan Cimory adalah 200 liter per jam. Pada tahun ini, Cimory akan memproduksi 2.500 liter susu yang sumber susunya berasal dari medium skel farm di Gowa atau melalui pngembangan peternakan rakyat.

Sementara untuk penanaman hijauan pakan ternak akan dilakukan di sekitar wilayah pabrikan dengan produksi kurang lebih 60 ton pertahun dan risikonya jauh lebih rendah dari tanaman lainnya.
Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan, mengaku berbangga atasnama pemerintah. Karena Mentan sebagai orang Gowa, tidak pernah melupakan kampung halaman dan terus mengembangkan Gowa.
”Kita semua tahu bahwa di tengah pandemi Covid ini segala akses perekonomian terhambat. Tapi dengan adanya bantuan dan restu dari Mentan, pengembangan sapi perah ini akan membawa Gowa keluar dari masa krisis pandemi Covid 19,” kata Adnan.

Adnan juga memgatakan, kawasan bakal lokasi pabrikan di Tonasa ini merupakan kawasan eks pabrik markisa yang sudah tutup pada 2013. Sehingga pada pengembangan sapi perah bekerjasama dengan Cimory maka semua kelompok-kelompok masyarakat yang menggarap kebun di kawasan iini akan diberikan sapi untuk diperlihara. (sar)



×


Mentan Ingin Nikmati Susu Cimory Gowa

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar