pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Golkar Toraja Harus Bangun Kekuatan Baru

MAKALE, BKM–Partai Golkar Tana Toraja punya kenangan pahit saat usungannya kalah pada pemilihan bupati (pilbup) 9 desember 2020 lalu.
Sebagai pengalaman pahit, Golkar harus belajar dari berbagai kelemahan, utamanya dalam menyambut pelaksanaan musyawarah daerah (musda) Golkar di Tana Toraja ahir maret ini.
Sesepuh Golkar Tana Toraja Tarra Sampetoding mengaku sangat prihatin sehingga ahirnya angkat bicara.
Tarra menjelaskan bila Tana Toraja merupakan lumbung suara Golkar dalam beberapa pilbup sebelumnya.
Prestise tersebut tentu menjadi tugas dan tanggungjawab para kader untuk mempertahankannya, “Namun gagalnya kader di Pilkada lalu tentu ada yang salah, sehingga banyak yang harus dievaluasi. Partai Golkar Tana Toraja sudah saatnya melakukan peremajaan total untuk membangun kekuatan baru,”pinta Tarra, Senin (22/3).
Menurut Tarra, tidak bisa dipungkiri jika di tingkat pengurus partai banyak faksi dan kelompok sehingga kekuatan dan power politik partai tidak menyatu hingga sulit solid.
Anehnya lagi Victor Datuan Batara yang menjadi ketua Partai Golkar Tana Toraja memimpin partai besar dengan mengontril 7 kursi di DPRD Tana Toraja sekaligus pemenang pemilu legislatif.
Yang menjadi pertanyaan kenapa ketua Partai Golkar hanya mau jadi Wakil Bupati, bukan maju calon bupati, itupun keos. “Filosofi Golkar selalu dekat dengan pemerintah, bukan berlawanan dengan penguasa.
Jika musda dilaksanakan dan Victor Datuan masih tetap ngotot, itu sinyal sangat berbahaya bagi partai berlambang pohon rindang di Tana Toraja,”jelasnya.
Untuk itu, Tarra Sampetoding berharap ketua Golkar Sulsel Taufan Pawe dapat mengevaluasi kepengurusan Golkar di Tana Toraja. Dan ini sangat penting untuk mendapatkan solusi agar Partai Golkar tetap besar pada pemilu mendatang.
Menurutnya, Golkar tidak boleh lagi kalah di Tana Toraja pada setiap kontestasi politik, makanya Victor Datuan jelas bukan kader golkar, namun hanya lompat pagar dari Partai Demokrat.
“Musda bukan hal mendesak bagi Partai Golkar, melainkan rekonsiliasi, evaluasi diri dimana letak kekurangan dan kelemahan sehingga Partai Golkar kalah di Pilkada lalu,” pungkas Tarra (gus/rif/c)




×


Golkar Toraja Harus Bangun Kekuatan Baru

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar