BARRU, BKM — Mal Pelayanan Publik(MPP) yang dikelolah Pemkab Barru semakin populer. Tak hanya untuk warga daerah ini sejumlah lembaga dari luar kabupaten/provinsi banyak yang datang belajar tentang pelayanan ke MPP, Kamis (1/4).
Salah satu tamu terbaru yang berkunjung untuk melakukam studi banding yakni dari Komisi II DPRD kabupaten Luwu yang datang belajar di MPP Barru.
Rombongan DPRD Kabupaten Luwu dipimpin Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Luwu, Wahyu Mapeng beserta anggota Komisi II lainnya beserta staf Sekretariat DPRD serta staf Dinas PUPR daerah ini.
Tim Komisi II DPRD Luwu diterima Plt Sekretaris DPMPTSPTK Kabupaten Barru, Ikhsan Haeruddin. Pada saat yang sama, Kepala DPMPTSP&TK Barru, Syamsir sedang mengikuti meeting high level di Makassar.
“Kepada tamu rombongan legislatif ini, kami sampaikan tahapan pembentukan Mal Pelayanan Publik di kabupaten Barru, yang dimulai pada 2019 dengan dibina melalui konsultasi ke Kementrian MenpanRB,” kata Ikhsan.
Dihadapan tamu, Ikhsan menjelaskan tahap demi tahap hingga MPP Masiga Barru berdiri dan diresmikan oleh Menteri PAN&RB Tjahyo Kumolo, setahun silam.
Dia juga menjabarkan tahapan berlanjut dengan penyusunan kajian teknis, pembentukan perbup kelembagaan, diseminasi kemudian penandatanganan MoU dan PKS dengan instansi yang akan bergabung.
Pemkab Barru yang dipimpin Bupati Suardi Saleh memberikan perhatian lebih dengan penyiapan sarana prasarana, personil hingga akhirnya diresmikan pada 20 Februari 2020.
“Kunjungan kerja ini dimaksudkan untuk mengkonsultasikan hal-hal terkait pembentukan MPP di Barru mengingat Pemkab Luwu dalam waktu dekat juga akan membangun MPP di Belopa,” ujar Wahyu.
Setelah mendengarkan uraian teknis. Rombongan kemudian diantar mengunjungi tiap ruangan di MPP Masiga sembari tetap dilakukan tanya jawab sebagai pendalaman.
Sekretaris DPMPTSPTK bahwa MPP Kabupaten Barru menyediakan 114 jenis layanan yang diberikan 22 instansi pemerintah, BUMD/N maupun swasta.
“MPP menjadi nilai tambah bagi peningkatan kinerja pelayanan publik di berbagai sektor, karena ratusan layanan yang dulunya tersebar di masing-masing instansi dengan lokasi berbeda-beda, kini disatukan dan diintegrasikan di Mal Pelayanan Publik Kabupaten Barru,” tambahnya. (udi/C)
Komisi II Belajar ke MPP Barru
×

