MAKASSAR, BKM–Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) telah memiliki banyak pengalaman dipecah hingga muncul dualisme kepengurusan.
Bahkan partai yang didirikan tokoh ormas Nahdlatul Ulama (NU) itu pernah ada empat yang ikut pemilu legislatif (pileg) yakni Partai Kebangkitan Nasional Ulama (PKNU), Partai Solidaritas Uni Nasional Indonesia (PSUNI), Partai Persatuan Nahdlatul Ummah Indonesia (PPNUI) serta Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang hingga kini tetap eksis.
Kini (PKB) dibawah kepemimpinan Muhaimin Iskandar diterpa isu ada segelintir kader yang ingin melakukan Muktamar Luar Biasa (MLB).
Wakil ketua DPW PKB Sulsel hengki yasin menilai jika isu itu hal yang baisa.
“Kalau saya melihat, PKB sendiri dimana kepemimpinan dari Cak Imin (Muhaimin Iskandar), sangat kuat legimitasinya dan power untuk memberikan kepada kadernya itu kuat sekali,”ujar Hengky Yasin di DPRD Sulsel, Rabu (14/4).
Dirinya menyebutkan jika saat ini ada riak-riak dari kader namun pada akhirnya nanti itu bisa hilang sendiri, apalagi prestasi Cak Imin membesarkan partai cukup bagus dari peringkat ke lima naik ke empat.
“Kalau secara prestasi, mungkin bukan hanya internal yang menilai kita tapi dari eksetrnal pun melihat jika PKB mengalami peningkatakan sekarang,” ujarnya.
Namun ada saja kader yang merasa tidak puas. Mungkin saja ada persepektif lain, punya ketidakpuasan tersendiri sehingga itu yang memicu adanya keadaan seperti ini.
Disinggung soal 24 ketua DPC, wakil ketua komisi D DPRD Sulsel ini menyebutkan baru berapa bulan dia melakukan musyaawarah cabang (muscab) dan itu kata tetap solid kepada Cak Imin.
“Saya menganalisa 24 kabupaten/kota di Sulsel saya kita satu suara. Dan mendukung secara penuh kepemimpinan dari Cak Imin,”pungkasnya. (rif)
PKB Sudah Punya Pengalaman Dipecah
×

