pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Politisi dan Ormas Ramai-Ramai Tolak Paham Radikalisme

MAKASSAR, BKM–Sejumlah politisi sering juga membicarakan soal paham radilalisme serta portensi ancamannya ketika turun kelapangan menemui konstituennya.
“Saya memang disetiap sosialisasi nilai-nilai kebangsaan selalu mengingatkan tentang bahaya radikalisme dan bagaimana cara menangkalnya sejak dini dimulai pada lingkup masyarakat terbawah,”ujar wakil ketua DPRD Sulsel Darmawangsyah Muin, Kamis (22/4). Menurut Darmawangysah yang juga sekretaris DPD Partai Gerindra Sulsel, hal ini penting karena hanya dengan kerjasama bersama masyarakat, aparat dan pemerintah kita bisa menciptakan keamanan dan ketentraman di dalam bernegara.
Terpisah, anggota Komisi VI DPR RI Muhammad Rapsel Ali juga bicara radikalisme ketika menggelar sosialisasi empat pilar kebangsaan di Makassar, Rabu (21/4).
Sosialisasi digelar di Kampus Unifa Makassar, dihadiri Ketua Yayasan Pendidikan Fajar dan Rektor IBM Nitro.
Dihadapan mahasiswa, politisi Partai Nasdem ini mengajak para generasi muda untuk bersama sama melawan paham radikalisme. “Paham radikalisme adalah musuh kita bersama, tanggung jawab kita bersama untuk memeranginya dan menegakkan kecintaan terhadap NKRI. Radikalisme bisa dilawan dengan menanamkan kecintaan kepada daerah, kepada negara dan senantiasa mengamalkan kearifan lokal yang kita miliki,” tuturnya.
“Dalam Pancasila terkandung nilai-nilai lokal wisdom yang sangat dalam, karena pancasila diambil dari saripati keanekaragam budaya, bahasa, suku dan ras lalu dibingkai dalam Bhineka Tunggal Ika,” tambah Rapsel.
Rapsel juga memberikan bantuan untuk pembangunan Masjid Al Fajri Universitas Fajar sebesar Rp50 juta.
Sementara itu Ketua Yayasan Pendidikan Fajar Muhammad Ridwan Arief menyampaikan terima kasih dan menyambut baik kedatangan Rapsel Ali di Kampus Fajar.
“Selamat datang kembali Bapak Muh Rapsel Ali di rumah sendiri yang merupakan bagian dari keluarga Fajar Group. Kami berterima kasih atas perhatian dan bantuan yang diberikan kepada Yayasan Pendidikan Fajar,” ucapnya.
Tak hanya itu, sejumlah tokoh dari organisasi sosial kemasyarakatan (Ormas) maupun organisasi kemasyarakatan pemuda (OKP) serta mahasiswa telah melakukan deklarasi menolak paham radikalisme.
Pertemuan para pimpinan ormas, OKP serta pemuda dan mahasiswa Makassar dan Sulsel ini dimediasi Poros Pemuda Indonesia (PPI) masing-masing dari ketua Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Makassar Stenly Putra Salu, Ketua Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Makassar Herianto Ebong, Ustad Dr. Abdul Wahid MA, ketua Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Makassar Mukhtar Kamal, ketua Pemuda Muslimin Indonesia Kasman, Ketua Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Hasril dan ketua Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma (KMHDI) Makassar Gangga Datta.
Deklarasi digelar di rumah makan Torani jalan Urip Sumiharjo Makassar, Rabu (21/4).
Sebelum deklarasi, para pimpinan ormas dan OKP memberikan testimoni yang berisi ajakan untuk memperkuat toleransi hingga penegasan mengutuk aksi terorisme yang terjadi disejumlah daerah. (rif)




×


Politisi dan Ormas Ramai-Ramai Tolak Paham Radikalisme

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar