pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Pemkab Ingkar Janji, Warga Tutup Wisata Burake

MAKALE, BKM — Gegara Pemkab Tator ingkar janji terkait bagi hasil pendapatan pemanfaatan objek wisata Burake, warga setempat memilih opsi menutup objek wisata tersebut. Bahkan persoalan tersebut hingga kini tak kunjung tuntas.
Memasuki pandemi covid-19 sejak Maret tahun lalu dan pemerintah menyatakan menutup seluruh objek wisata semakin mendambah daftar panjang carut marut objek wisata di kawasan ini. Warga pun mengambil jalan ekstrim dengan melakukan pe penutupan.
Ketua Komisi I DPRD Tator Stepanus Maluangan, Senin (3/5) mengakui sudah kurang lebih setahun wisata Burake tidak ada kunjungan wisman dan wisnus. Padahal selama beroperasi, objek wisata Burake mampu menambah pendapatan daerah dari sektor retribusi hingga milyaran rupiah.
”Saat Burake dibuka pemasukan PAD antara Rp 100 juta hingga Rp 150 juta perbulan, bahkan dibulan Desember lebih dari itu,” ungkapnya.
Komisi I DPRD Tana Toraja yang membidangi kepariwisataan, segera menindaklanjuti fenomena di objek wisata religi Buntu Burake.
Rencananya pekan ini komisi I akan menggelar RDP dengan tokoh masyarakat setempat dan Pemkab untuk mencari solusi agar Burake bisa dibuka kembali.
Dimasa pemerintahan Bupati dan Wabup Nico-Victor (Nivi), masyarakat dari Burake dua kali menggelar aksi ke DPRD menyampaikan aspirasi kekecewaannya atas janji Pemkab ke masyarakat setempat yang tak ditepati.
Namun karena janji tinggal janji, ahirnya warga Burake mengambil tindakan obwis ditutup, masyarakat yang ingin masuk Burake harus naik ojek dari pintu masuk hingga kelokasi, demikian pula sebaliknya. (gus/C)




×


Pemkab Ingkar Janji, Warga Tutup Wisata Burake

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar