POLMAN, BKM — Camat Wonomulyo, Asrul Ambas meminta tempat sampah di Alfamidi Kelurahan Sidodadi dibongkar.
Asrul mengatakan tempat pembuangan sampah sementara sekitar Alfamidi sudah lama disampaikan melalui Satpol PP untuk dibongkar tapi hingga kini tak kunjung dilakukan.
”Orang yang membuang sampah bukan warga setempat tapi warga dari luar membuang sampahnya disitu, ”ujarnya.
Dalam pantauan BKM, Kecamatan Wonomulyo selama menjadi ikon Kabupaten Polewali Mandar dari sisi keramaian dan pertumbuhan ekonomi, tetap butuh penataan kebersihan, keindahan dan kelancaran arus lalu lintas dan patut menjadi percontohan buat kecamatan lain dibidang kebersihan dan keindahan sehingga mesti senantiasa menjaga kebersihan dan keindahan ibukota kecamatan.
Penataan pedagang kaki lima disekitar pasar tampaknya butuh perhatian supaya dapat mendukung keindahan kota agar tidak tampak kumuh khususnya posisi depan pasar Wonomulyo, serta dijalan lain seperti jalan padi unggul untuk mengurangi kemacetan jalan raya yang selama ini mengganggu pemakai kendaraan yang mau melintas.
Selain Kota Wonomulyo butuh kebersihan, juga arus kendaraan dijalan padi unggul 1 dan 2 tampaknya perlu ditata dengan baik khususnya keberadaan pedagang kaki lima agar tidak kumuh dan tidak membuat jalanan jadi macet. Sekaligus disarankan masing-masing menyediakan tempat sampah minimal dari kantong plastik besar agar sampah tidak ada yang tampak berserakan dan petugas angkutan sampah mesti disiplin datang menjemput sampah tersebut untuk segera dibawa ke tempat akhir pembuangan sampah.
Semoga Bupati Polewali Mandar, Andi Ibrahim Masdar senantiasa memantau perkembangan aparatnya dibawah agar kepedulian terhadap kebersihan, keindahan masing-masing Kecamatan serta kenyamanan bagi pemakai jalan khususnya di jalan padi unggul 1 dan 2 serta jalan lainnya merasa diperhatikan dan tidak terkesan terjadi pembiaran. (*)

