pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Anggota DPRD Nyaris Adu Jotos Gegara PEN

BONE, BKM — DPRD Kabupaten Bone menggelar Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) membahas aspirasi mahasiswa tentang penolakan dana pinjaman Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).
Sebelumnya mahasiswa melakukan aksi unjuk rasa menolak dana PEN. Mahasiswa menuntut DPRD melakukan RDPU dan mengkaji ulang dana PEN.

Sebelumnya RDPU dimulai dengan lancar berjalan tiba-tiba berubah menjadi panas setelah perdebatan antara sesama anggota dewan, bahkan dua anggota DPRD nyaris adu jotos di tengah rapat.
Kericuhan terjadi saat perdebatan antara Ketua Komisi I H Saifullah Latif mengeluarkan pernyataan bahwa materi rapat ini sudah keluar dari substansi rapat hingga membuat Andi Muh. Salam emosi dan melemparkan botol air mineral kemudian H. Saifullah Latif pun melakukan hal yang sama.
Suasana memanas Andi Muh Salam dan H Saifullah Latif pun sama-sama emosi dan nyaris saling adu jotos, untungnya anggota DPRD lain berhasil melerai keduanya.
“Itu dinamika rapat dan saya mencoba menjelaskan dalam rapat sesuai dengan kemampuan saya, kenapa pertama dalam rapat asa etika. Ketika saya bicara kemudian dipotong itukan tidak sampai substansinya, mereka bicara kan saya tidak potong, ” ujar Saifullah.

Melihat situasi memanas Ketua DPRD Bone Irwandi Burhan pun langsung menskors rapat tersebut selama beberapa menit. Tidak berselang lama, Ketua DPRD pun kembali membuka rapat kembali tapi di tengah berjalannya rapat perdebatan antara anggota DPRD terus mempertahankan pendapat masing-masing namun dengan terpaksa RDPU pun kembali di skorsing.
Ketua DPRD Bone Irwandi Burhan mengatakan bahwa apa yang menjadi penyebab kericuhan karena mempertahankan pendapat masing-masing.
“Saya kira itu hal biasa dan dinamika rapat. Didalam rapat kadang muncul perasaan emosi dan itu tak bisa dihindari, ” jelas Irwandi.

Terkait persoalan materi RDPU Irwandi mengakui sudah hampir selesai tapi mahasiswa memilih walk out.
Salah seorang mahasiswa Muh Nurwan Tifta saat ditemui BKM mengatakan alasannya walk out karena situasi rapat tidak kondusif. Apalagi anggota dewan mempertontonkan aksi yang tidak terpuji.
“RDPU berlangsung kurang lebih empat jam tapi ada banyak hal yang bisa mencoreng citra DPRD. Kami pun menyayangkan hal itu, ” tandas Nurwan yang juga Ketua PMII Bone. (man/C)



×


Anggota DPRD Nyaris Adu Jotos Gegara PEN

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link