pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Jelang Final Piala Eropa 2020

Politisi dan Pejabat Ramai-ramai Jagokan Italia

MAKASSAR, BKM — Piala Eropa 2020 kini tinggal menyisakan dua tim, yakni Italia dan Inggris. Turnamen yang ditunda selama setahun akibat pandemi covid-19 itu, sukses dimainkan di berbagai negara Eropa. Dua tim dari 24 yang bertahan hingga akhir itu akan saling berhadapan di final Euro 2020 di Stadion Wembley, Senin (12/7) dini hari.

Inggris telah memainkan lima dari enam pertandingan di stadion nasional mereka. Final juga akan dimainkan di Wembley. Sejauh ini, hanya saat melawan Ukraina, Inggris bermain di luar Wembley. Ini jadi keuntungan tersendiri bagi the Three Lions.

Penyerang Harry Kane sama sekali tak mencetak gol selama fase grup. Namun ia membalasnya di fase gugur. Kini, striker Tottenham Hotspur itu sudah mengoleksi empat gol dalam tiga pertandingan. Termasuk gol reboundnya usai sepakan penaltinya ditahan kiper Denmark Kasper Schmeichel.
Raheem Sterling mencetak tiga gol dan menghasilkan penalti yang membawa Inggris untuk pertama kalinya lolos ke final kompetisi besar sejak 1966. Inggris hanya sekali kebobolan dalam enam pertandingan. Pelatih Inggris Gareth Southgate memiliki skuad yang dalam, termasuk deretan pemain muda berbakat yang bersinar selama kompetisi.
Sementara Italia, setelah gagal tampil di Piala Dunia 2018, mencatatkan rekor 33 pertandingan tak terkalahkan. Enam kemenangan mereka didapat di Euro 2020. Gli Azzurri telah mengalahkan Turki, Swiss, dan Wales di fase grup. Namun membutuhkan perpanjangan waktu untuk menang atas Austria di babak 16 besar.
Setelah itu dilanjutkan kemenangan impresif 2-1 atas Belgia, yang membuat Italia mencatatkan 13 kemenangan beruntun. Kemenangan beruntun di waktu normal dan babak tambahan itu berakhir di semifinal. Namun Italia tetap lolos ke final dengan mengalahkan Spanyol 4-2 lewat adu penalti, setelah sebelumnya bermain imbang 1-1.
Timnas Italia memiliki perjalanan yang cukup mulus hingga ke final Euro 2020 usai mengalahkan Spanyol lewat adu penalti pada semifinal Euro 2020, Rabu (7/7) dini hari. Enam pertandingan usai dilalui Italia untuk melangkah ke final Euro 2020. Sejauh ini Italia tampil cukup meyakinkan hingga mengalahkan Spanyol lewat adu penalti di Stadion Wembley, London, Rabu (7/7) dini hari.
Tiga kemenangan tanpa kebobolan diraih Italia saat fase grup. Italia menang atas Turki, menaklukkan Swiss 3-0, dan menyudahi perlawanan Wales dengan skor 1-0 pada pertandingan terakhir Grup A.
Timnas Italia kemudian baru kebobolan untuk kali pertama saat mengalahkan Austria di babak 16 besar. Pada laga di Stadion Wembley, London, Italia menang 2-1 atas Austria.
Belgia kemudian menjadi lawan berat pertama Italia di babak perempat final. Namun, gol dari Nicolo Barella dan Lorenzo Insigne memastikan kemenangan 2-1 Gli Azzurri atas Belgia. Sementara di semifinal Euro 2020, Italia memastikan kemenangan lewat adu penalti 4-2 atas Spanyol setelah bermain imbang 1-1 sepanjang 120 menit.
Lalu siapa yang akan memenangkan final Piala Eropa 2020? Sejumlah politisi dan pejabat yang dihubungi, ramai-ramai menjagokan Italia.
Seperti yang disampaikan Ketua DPRD Sulsel Andi Ina Kartika. “Insyaallah Italia,” ucap politisi Partai Golkar ini, Kamis (8/7).
Andi Ina punya alasan menjagokan tim negara asal pizza itu. ”Saya suka penjaga gawangnya. Dia bermain bagus,” ujarnya.
Wakil Ketua DPRD Sulsel Darmawangsyah Muin juga menjagokan Italia. Sekretaris DPD Partai Gerindra Sulsel ini mengaku sudah menjadi fans Italia sejak dulu. Salah satu sebabnya, karena pola serangannya lebih tajam dengan hadirnya pemain-pemain muda yang sangat berbakat.
“Saya pikir pertandingan dengan Inggris akan sangat seru, karena Inggris juga sedang dalam generasi emasnya dan dalam performa terbaiknya,” ujar mantan ketua Komisi D DPRD Sulse ini.
Ketua DPRD Kota Makassar Rudianto Lallo juga memprediksi Italia yang akan menjadi kampium di Piala Eropa 2020. Jalan mulus pertandingan yang dilalui Italia dari fase grup menjadi alasan tim ini bisa menumbangkan Inggris.

Rudianto menyebut perjalanan Italia sampai ke babak final begitu sempurna. Bahkan di fase grup, tim ini tidak pernah kebobolan satu gol pun.

Italia juga mampu menumbangkan tim unggulan Piala Eropa, seperti Belgia di perempat final dan Spanyol di semi final.
Catatan inilah, yang menurut Rudianto, membuat Italia menjadi tim yang paling siap juara.

Dibandingkan Inggris, Italia dianggapnya sebagai tim unggulan dalam laga final yang akan dihelat di Stadion Wembley, Inggris.

“Sempurna mulai dari penyisihan grup sampai akhirnya masuk babak final. Artinya tim ini paling siap jadi juara,” kata Rudianto. Ia bahkan memprediksi skor akhir di final nanti 2-1 untuk kemenangan Italia atas Inggris.
Kepala Dinas Komunikasi, Informasi, dan Persandian Pemprov Sulsel Amson Padolo juga mendukung Italia memenangkan pertandingan. ”Saya memang sudah memilih Italia sejak bergulir Piala Eropa bergulir. Bahwa kolektifitas tim lebih bagus, pertahanan lebih rapi, penyerang lebih tajam, sehingga mampu mengungguli permainan Inggris, meskipun Inggris tuan rumah,” terang Amson. (rif-jun-nug)



×


Jelang Final Piala Eropa 2020

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link