MAKASSAR, BKM– Lebaran Iduladha tinggal sepekan lagi. Meski libur hanya pada hari lebaran, tetap saja sebagian orang ingin pulang ke kampung halaman bersama keluarga.
Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Sulawesi Selatan, Muhammad Arafah, menegaskan, tak ada penyekatan mudik yang akan dilakukan seperti Idulfitri kemarin.
Menurutnya, Iduladha tidak seramai Idulfitri. Apalagi kata dia, sudah ada surat edaran terkait pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) mikro yang akan membatasi mobilitas orang.
“Tidak ada. Biasanya Iduladha tidak seramai Idulfitri, tahun baru atau natal. Apalagi sekarang ada surat edaran terkait dengan pembatasan PPKM itu, di bandara itu sangat dibatasi. Sehingga diprediksi orang yang ingin pulang idul adha itu hampir dikatakan sangat tidak ada. Apalagi sosialisasinya sudah massif juga dilarang untuk bepergian,” katanya, Senin (12/7)
Kendati demikian, ia menegaskan, pihaknya tetap menunggu instruksi terbaru dari pihak pemerintah pusat.
“Ke depan kita tetap menunggu instruksi dari kementerian. Hanya saya melihatnya kan PPKM ini sampai tanggal 20 bulan ini. Mungkin diperpanjang kalau memang Jawa – Bali tetap tidak bisa mengendalikan covid-19,” pungkasnya.
Sebelumnya, Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman mengimbau kepada masyarakat agar mengurangi aktivitas berkerumun untuk sementara dan senantiasa menerapkan protokol kesehatan.
Ia juga menyebutkan akan memperketat bandara dan pelabuhan untuk mengupayakan pencegahan bertambahnya kasus covid-19 di Sulsel.
Sekadar diketahui PPKM Mikro kembali diperketat di Sulsel, setelah melihat kasus covid-19 mengalami peningkatan yang cukup drastis.(jun)

