pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Demokrat dan PDIP Kuda Hitam Dipileg

Meski KD Golkar dan Nasdem Sangat Banyak

MAKASSAR, BKM–Para kepala daerah dan wakil kepala daerah dari partai politik di Sulawesi Selatan akan berjuang agar partainya dapat meraih simpati dan dukungan pada pemilu legislatif (pileg) Februari 2024 mendatang.
Para kepala daerah maupun wakilnya bisa maju sebagai calon anggota legislatif (caleg) atau tim kampanye sebelum maju dan berkompetisi pada pemilihan gubernur (pilgub), pemilihan wali kota (pilwali) maupun pemilihan bupati (pilbup) yang akan digelar pada November 2024 nanti.

Saat ini para kepala daerah maupun wakil masih didominasi oleh kader Partai Golkar dan Nasdem.
Golkar setidaknya punya penguasa di 15 daerah, sedangkan kader Nasdem ada di 12 daerah.
Adapun Bupati Gowa Adnan Purichta, Bupati Luwu Basmin Mattayang, Bupati Tana Toraja Theofilus Allorerung, Bupati Bulukumba Andi Muchtar Ali Yusuf, Wakil Bupati Wajo Dr Amran, Wakil Bupati Pinrang Alimin serta Wakil Bupati Luwu Utara Suaib Mansur belum diketahui akan berjuang untuk salah satu partai politik.
Adnan Purichta pernah tercatat sebagai pengurus Partai Golkar Sulsel dan plt ketua DPD II Golkar Gowa, sedangkan Basmin Mattayang juga pernah tercatat sebagai pengurus Gerindra dan Nasdem.

Pemerhati politik dari Indeks Politikia Indonensia Suwadi Idris Amir mengemukakan bila indikator bupati dan wakil bupati bisa mempengaruhi secara signifikan suara parpol di pileg 2024, maka Golkar dan Nasdem tentu terdepan patut diunggulkan, sebab keduanya menguasai mayoritas bupati dan wabup menjadi kadernya.
Namun kata Suwadi, selain faktor bupati dan wabup, faktor yang bisa membuat parpol berjaya adalah kerja-kerja politik yang dibarengi kekuatan cost politik yang kuat.
Dalam hal ini Gerindra dengan ketuanya yang kuat memiliki kekuatan finansial yaitu Andi Iwan Darmwan Aras dan tergolong petarung, maka tentu Gerindra akan masuk kategori pesaing kuat Golkar selain Nasdem.
“Faktor yang paling mempengaruhi perolehan suara bagi parpol di pileg 2024 nanti adalah mesin politik dan cost politik yang kuat, barulah pengaruh tokoh seperti bupati dan wabup, sebab kondisi ekonomi masyarakat menuju pileg 2024 membuat tingkat fragmatismenya agak meninggi,”ujar Suwadi, Selasa (13/7).

Menurut Suwadi, Golkar, Nasdem, Gerindra, masuk tiga besar parpol bersaing kuat jadi pemenang pileg di Sulsel 2024, dan Demokrat serta PDIP kuda hitam kuat yang bisa menggagalkan ambisi Golkar, Nasdem, Gerindra.
“Sebab PDIP patut diwaspadai karna plt Gubernur dan bupati 2024 dibawah kendari PDIP. Sedangkan Demokrat jika Ilham Arief Sirajuddin terpilih menjadi ketua Demokrat Sulsel, maka pastiakan menggunakan kekuatan full nya bersaing merebut kemenangan di pileg 2024,”jelas Suwadi.




×


Demokrat dan PDIP Kuda Hitam Dipileg

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link