MAKASSAR, BKM — Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga R Uno berjanji akan menjadi donatur tetap bagi rumah tahfidz Nurul Jihad yang terletak di Kelurahan Masale, Kecamatan Panakukkang Kota Makassar. Janji ini disampaikan Sandiaga dalam acara silaturahmi virtual bersama rumah tahfidz dalam rangka memberikan dukungan pembinaan generasi muda Islam, Senin (26/7).
“Saya bersedia menjadi donatur tetap untuk rumah tahfidz Nurul Jihad,” ujarnya. Ia lalu mengutip salah satu ayat dalam Al-Qur’an tentang bagaimana mensyukuri nikmat yang iberikan oleh Sang Maha Pencipta. “Kokohkan persatuan umat. Semoga santri juga menjadi pengusaha sukses sehingga ekonomi umat semakin terbangun. Kita juga perlu membangun ukhuwah batanian kita dan PPKM level IV kita bisa mengatasi ujian ini,” ujar mantan calon wakil presiden ini.
Silaturahmi virtual diikuti ratusan tokoh agama, santri, santriwati serta elemen masyarakat. Termasuk media cetak dan elektronik.
Di awal sambutannya, Sandiaga menyampaikan terima kasih kepada Ustaz Abd Wasit dan berharap ia tetap mendapat kesehatan dan mendapat kesehatan. Termasuk atas kebijaksanaan, kearifan dengan terus melakukan dakwah. Tak lupa hal senada disampaikan kepada seluruh pengurus dan pimpinan serta santri di rumah tahfidz Nurul Jihad.
Di tengah pandemi dan tantangan ekonomoi serta tantangan lainnya, Sandiaga juga menyampaikan terima kasih kepada anggota komisi XI DPR RI Kamrusamad yang kebetulan asli dari Pangkep yang menghubunginya di kementerian. Sandiaga mendoakan agar Kamrusamad panjang umur di DPR RI.
“Saya sangat terkejut dengan berita anggota DPRD Pangkep yang viral. Berita tersebut sangat menyentuh hati saya dan saya menghubungi Pak Kamrusamad karena dari Pangkep,” ujar Sandiaga.
Menurutnya, Rasulullah Muhammad Saw selalu memberikan kepada kita teladan. Dan di beberapa daerah dengan hadirnya hafidz dan hafizah adalah makhluk mulia.
“Oleh karena itu, insiden yang terjadi menguatkan hubungan antara sesama manusia. Kita tidak boleh berburuk sangka. Mungkin dia khilaf dan semoga dia menyadari kehilafannya,” ujar Sandiaga.
Usai silaturahmi, acara dilanjutkan dengan penyerahan bantuan secara simbolis dari Sandiaga Uno yang masih tercatat sebagai politisi Partai Gerindra kepada rumah tahfidz Nurul Jihad.
Sebelumnya, Ustaz H Faizal Suyuti mengaku tidak menyewakan rumahnya untuk dijadikan tempat rumah tahfiz Qur’an Nurul Jihad. Menurutnya, hingga kini jumlah santrinya 35 orang putra dan 16 putri, serta daftar tunggu sebanyak 87. Hal itu terjadi karena ruangan masih terbatas.
Seperti diketahui, anak-anak santri di tempat ini disebutkan membuang sampah di lokasi tersebut. Anak-anak juga dilarang main atau membaca Al-Qur’an dengan suara besar, serta dilarang menjemur pakaian.
“Semua itu membuat salah satu seorang warga yang juga anggota dewan Pangkep lalu mengancam. Bahkan menembok akses masuk. Padahal lokasi itu merupakan fasilitas umum, sehingga dia tidak boleh melakukan hal seperti itu. Karenanya kami mengambil tindakan dengan melapor ke lurah dan camat, serta melaporkan kepihak kepolisian,” ujar Abd Wahid. (rif)

