WAJO, BKM — Bupati Wajo Amran Mahmud terobsesi menjadikan daerahnya bisa seperti Daerah Istimewa (DI) Yogyakarta yang memiliki sederet toko penjual oleh-oleh khas lokal. Selain bisa meningkatkan ekonomi, juga mampu mendongkrak sektor pawirisata.
”Sesuai namanya, toko ini menjual aneka ragam makanan dan camilan dari seluruh 14 kecamatan di Wajo. Binaan TP PKK Kabupaten Wajo dan Dekranasda Wajo, yang kedua organisasi itu diketuai Sitti Maryam,” ujar Amran saat menghadiri peresmian pusat oleh-oleh Sengkang, Selasa (10/8).
Peremian pusat oleh-oleh Sengkang ditandai dengan pengguntingan pita. Amran didampingi Ketua TP PKK sekaligus Ketua Dekranasda Wajo dan Kepala OPD terkait yang sempat hadir
Amran juga menyempatkan meninjau tiap sudut ruangan toko sekaligus berbelanja. Dia membeli sejumlah barang hasil kerajinan dari 14 kecamatan, di antaranya ikan kering, abon ikan, tenteng, bolu cukke,dan minuman dingin.
Pada kesempatan ini menyampaikan selamat kepada TP PKK dan Dekranasda Wajo yang telah memfasilitasi sehingga toko ini bisa hadir di Wajo.
Dia berharap dengan kehadiran toko ini, segala potensi kerajinan, baik makanan khas, camilan, dan kerajinan lainnya di seluruh Wajo bisa dijual di tempat ini.
Amran juga menyinggung pameran Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) yang dilaksanakan di Atakkae dalam rangka inovasi desa pada 2019. Berbagai produk kerajinan ditampilkan termasuk makanan khas dan camilan dari berbagai kecamatan. Hanya, ia prihatin karena pada akhirnya tidak bisa dipasarkan dan tidak bisa bersaing.
“Saya sangat prihatin waktu itu karena barang tersebut tidak bisa dijual, paling hanya diberikan saja kepada orang karena masih perlu sentuhan. Masih perlu pembenahan, mulai dari produksinya, kemasannya, izinnya, dan label halalnya.
“Saya selalu bermimpi, seperti di Yogya. Banyak toko yang menjual oleh-oleh untuk dibawa pulang. Bayangkan kalau ikan bungo dibuatkan kemasan yang bagus dan ditenteng naik di pesawat, pasti kita bangga,” katanya.
Bupati mengajak dengan semangat kebersamaan, perekonomian terus digerakkan. Walaupun ekonomi anjlok di tengah pandemi, tetap kerja keras, kerja cerdas, dan kerja ikhlas.
Sementara Ketua TP PKK Wajo, Sitti Maryam, mengajak untuk mempromosikan produk unggulan tiap kecamatan. Dia berharap dengan hadirnya Pusat Oleh-Oleh Sengkang, semua hasil kerajinan makanan khas dan camilan dapat dipromosikan dan dipasarkan di tempat ini. (ono/C)

