pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Pimpin Upacara, Kades Berdiri di Atas Tebangan Pohon

Uniknya Peringatan HUT RI ke-76 Warga Tiga Desa di Bukit Punjabu, Sidrap

PANDEMI covid-19 tak menyurutkan semangat warga untuk memperingati HUT Proklamasi Kemerdekaan RI ke-76, Selasa (17/8). Seperti yang ditunjukkan masyarakat pada tiga desa di Kecamatan Pitu Riase, Kabupaten Sidrap. Masing-masing Desa Buntu Buangin, Belawae, dan Dengen-dengen.
Peringatan yang diwarnai dengan upacara bendera ini tergolong unik. Dipusatkan pada sebuah lapangan di lokasi wisata Bukti Sulapa Angin Puncak Jambu-jambu atau yang biasa disingkat Punjabu, Desa Buntu Buangin, Kecamatan Pitu Riase.

Wilayah ini tergolong terpencil yang berlokasi di bagian timur Sidrap. Berjarak kurang lebih 147 km dari ibu kota Pangkajene. Letak geografisnya pada 3.527 meter dari permukaan laut (mdpl), dengan tiga kilometer dari pusat kampung Buntu Buangin.
Warga dari tiga desa sangat antusias mengikuti upacara peringatan detik-detik proklamasi RI ke-76 bersama pemerintah setempat. Dengan menerapkan protokol kesehatan (prokes) memakai masker dan menjaga jarak, upacara berlangsung khidmat.
Mengingat baru tahun ini dilakukan di atas bukit, masyarakat setempat yang kebetulan berbatasan dengan tiga desa yang lokasi itu masuk wilayah Buntu Buangin, membuka lapangan dan memperluas lokasi upacara dengan menebang pepohonan setempat. Semua itu atas persetujuan masyarakat dan pemerintah desa, dengan alasan akan dipermanenkan sebagai pusat kegiatan masyarakat di lokasi wisata puncak Punjabi tersebut.
Perwakilan sekolah-sekolah yang ada di desa setempat bertugas sebagai pengibar bendera. Terlihat pula tim medis, Babinsa dan Bhabinkamtibmas. Personel TNI/Polri Dilibatkan dalam dalam barisan upacara.
Kepala Desa Buntu Buangin, Ramli Pakki bertindak selaku inspektur upacara. Ia memimpin jalannya upacara dengan berdiri di atas bekas tebangan pohon dan dijadikan panggung.
Ramli mengaku bangga karena momen sakral ini bisa berlangsung lancar dan khidmat. Apalagi bisa melaksanakan upacara peringatan detik-detik kemerdekaan RI meski di tengah pandemi covid-19.
“Kami berharap, di usia 76 ini Indonesia bisa bangkit kembali dan keluar dari pandemi covid-19. Indonesia tangguh, Indonesia tumbuh,” ucapnya.

Dalam kegiatan itu diisi dengan berbagai permainan tradisi 17-an, seperti panjat pinang, lari karung, dan beragam lomba pesta rakyat, yang kesemuanya dilakukan dengan tetap mematuhi protokol kesehatan.
“Alhamdulillah, semua kegiatan ini atas inisiatif warga dan pemerintah desa. Tempat yang kita jadikan lokasi upacara ini nantinya akan dijadikan pusat kegiatan tiga desa. Untuk itu kita patenkan lokasi ini sebagai lahan upacara dan kegiatan masyarakat lainnya,” tandas Ramli.
Sekadar diketahui, sumber pendapatan masyarakat di tiga desa tersebut rerata adalah petani dan pekebun dengan bertani cengkeh, cokelat, serta buah-buahan. Jumlah penduduknya mencapai 4.000-an jiwa. Masing-masing Desa Belawae 2.354 jiwa, Buntu Buangin 1.786 jiwa dan Dengen-dengen 432 orang. (ady/c)



×


Pimpin Upacara, Kades Berdiri di Atas Tebangan Pohon

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link