pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Curi Gawai Anak Latih, Instruktur Paskibra Ditangkap

GOWA, BKM — Apa yang dilakukan NP (21) ini tak patut dicontoh. Instruktur pasukan pengibar bendera (paskibra) pada sebuah sekolah di Pallangga, Kabupaten Gowa ini tega mencuri gawai anak asuhnya sendiri.

Praktik culas NP terungkap dari unggahan NP di akun media sosial marketplus Facebook pada hari Sabtu, 14 Agustus 2021. Ia menawarkan gawai untuk dijual. Calon pembeli pun berhasil didapatkannya.
Gawai merk Oppo milik korban Rila dijual NP dengan harga Rp1,4 juta. Ia bersepakat dengan pembelinya untuk bertransaksi di Jalan Sultan Alauddin, Makassar. Sementara satu gawai lainnya, yakni merk Vivo milik Hani, masih disimpan pelaku di rumahnya.

Korban Rila dan Hani kemudian melaporkan kejadian yang dialaminya ke polisi. Mereka mengaku kehilangan handphone masing-masing saat latihan Paskibra untuk persiapan upacara peringatan Hari Kemerdekaan RI ke-76.
Peristiwa terjadi Kamis (12/8) pukul 16.30 Wita. Saat itu sejumlah siswa siswi salah satu SMA swasta di Kecamatan Pallangga yang menjadi paskibra tingkat sekolah tengah menggelar latihan. Salah satu istrukturnya adalah NP, seorang mahasiswa dari salah satu perguruan tinggi di Makassar.
“Iya, kedua korban sudah melapor ke Polsek Pallangga. Terduga pelaku kini dalam proses pemeriksaan pihak kepolisian. Terduga pelaku diamankan pada 14 Agustus lalu. Ia ditangkap di rumahnya setelah Polisi mencari tahu identitas terduga pelaku. Saat ditangkap, diamankan satu unit HP merk Vivo milik Hani yang masih disimpan,” kata Kasubag Humas AKP Mangatas Tambunan, kemarin.
Ia menjelaskan kronologis NP mengambil gawai milik kedua korban. Saat Kamis sore itu, setelah salat Ashar, para siswa yang masuk anggota Paskibra memulai latihannya kembali. Hani dan Rila lalu meletakkan HPnya di sembarang tempat, dengan pertimbangan sekolahnya aman sejak dulu. Melihat kedua gawai siswa yang tergeletak, NP menegur Hani dan Rila. Namun keduanya tidak menggubris teguran itu. Mereka tetap ke tengah lapangan untuk latihan.
Namun, entah apa yang di pikiran hingga akhirnya ia nekat mengambil kedua HP tersebut, lalu memasukkannya ke dalam saku celananya. Setelah itu NP kembali melatih paskibra.
Saat latihan bubar, Hani dan Rila lalu mencari handphone masing-masing yang diletakkan di depan ruang kelas. Karena tak menemukan hapenya, akhirnya mereka pun pulang ke rumah masing-masing. Demikian pula dengan NP.
Beberapa hari kemudian, HP korban diketahui ditawarkan untuk dijual di Market Plus FB. Tahu itu gawai miliknya dan diambil oleh pelatihnya, akhirnya kedua korban melapor ke Polres Gowa. Tim Jatanras Polres Gowa pun melakukan penyelidikan dan pengumpulan informasi.

Setelah mengetahui identitas dan keberadaan pelaku yang saat itu berada di rumahnya, polisi pun datang menangkapnya. “Kasusnya masih didalami untuk mencari pelaku lainnya yang diduga ikut terlibat. Kita tunggu perkembangan kasus ini,” kata AKP Mangatas Tambunan, Rabu siang (18/8). (sar)




×


Curi Gawai Anak Latih, Instruktur Paskibra Ditangkap

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link