BULUKUMBA, BKM–Bupati Bulukumba Andi Muchtar Ali Yusuf menyampaikan sejumlah harapannya pada pelaksanaan musyawarah daerah (musda) partai Golkar di Hakuna Matata Bira, Kecamatan Bonto Bahari, Bulukumba, Minggu (29/8).
Andi Utta, sappan Andi Muhtar Ali Yusuf berpesan tiga hal kepada pengurus baru Partai Golkar Bulukumba. Di antaranya, pengurus bisa mencerdaskan rakyat sehingga bisa meningkatkan partisipasi pemilih di Pemilu 2024.
Bupati juga mengharapkan adanya peningkatkan kualitas kolaborasi antara Golkar dengan pemerintah yang sudah terjalin baik selama ini.
“Ketiga adalah mari bersama- sama pemerintah untuk mensosialisasikan bahaya covid 19 dan senantiasa menggunakan prokes yang ketat,” pinta Andi Utta.
Secara khusus, Andi Utta pun mengakui, Partai Golkar telah banyak membantu dalam menjalankan pemerintahan selama ini. Ia pun menegaskan jika Golkar adalah mitra yang baik di pemerintahan.
“Terima kasih karena Partai Golkar telah menunjukkan sebagai mitra yang baik bagi pemerintah, itu yang saya rasakan selama ini,” kata Utta.
Menurutnya, dirinya bukan kader Golkar, “Tetapi saya siap berada di tengah teman- teman, karena selama saya sangat terbantu dengan teman- teman di Golkar, ada pak Arfandy, ada pak Rahman Pina, sehingga saya tidak susah,” ungkap Bupati yang berlatar belakang pengusa sukses itu.
Dalam musda kali ini, ketua Golkar Sulsel Taufan Pawe didampingi Sekretaris Andi Marzuki Wadeng, Ketua AMPG Sulsel Rahman Pina, Ketua KPPG dr Salwa Mochtar, Wakil Ketua Bidang Pemenangan Pemilu La Kama Wiyaka, dan anggota fraksi Golkar Sulsel Arfandy Idris serta Andi Ayu Andira hadir.
Juga terlihat Ketua Golkar Selayar Basli Ali, Ketua Golkar Jeneponto Iksan Iskandar, Ketua Golkar Takalar Zulkarnain Arief, Ketua Golkar Gowa Ambas Syam, Ketua Golkar Bantaeng Meyrza Farid Arman, Ketua Golkar Sinjai Andi Kartini Ottong.
Terpisah, Pimpinan kecamatan (Pincam) Golkar Bulukumba mengaku akan melakukan gugatan ke Mahkamah Partai Golkar di Jakarta.
Langkah itu dilakukan setelah mereka merasa dizalimi pengurus Golkar Bulukumba.
Sebelumnya, puluhan kader menggelar demo di Kantor Golkar Bulukumba, di Jalan Jendral Sudirman, Kecamatan Ujung Bulu, Kabupaten Bulukumba.
Mereka kecewa dengan kepimpinan Ketua DPD I Partai Golkar Sulsel, TP sekaligus Ketua Golkar Bulukumba, Nirwan Arifuddin. Mereka pun melampiaskan kekecewaannya dengan menyegel Kantor Golkar Bulukumba.
“Saya bersama seluruh pimpinan kecamatan yang dipecat saat menjelang musda sementara menyusun laporan untuk diajukan ke Mahkamah Partai,” sebut Ketua Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) Bulukumba, Andi Hidayat Pangki.
Andi Hidayat menegaskan bahwa pergantian pincam menjelang musda merupakan pelanggaran Peraturan Organisasi (PO). Fatalnya lagi, kandidat ketua Golkar tidak diundang menghadiri musda.
“Saya ini sudah 35 tahun di Golkar Bulukumba. Saya mantan anggota DPRD. Saya yang pertama AMPG di Bulukumba. Dan baru kali ini saya melihat Musda DPD II Partai Golkar se Sulsel ribut terus. Tidak pernah terjadi Musdah semacam ini,” ungkap Andi Hidayat.
Sementara itu, Muhammad Sudirman Bagas, mengatakan pemuda dan pengurus partai yang dipecat secara sepihak menolak kehadiran TP.
Mereka meminta Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar untuk segera melakukan pergantian kepada TP . Sebab jika tidak, pihaknya mengancam bakal menduduki sepenuhnya kantor Golkar tersebut.
Sehari sebelumnya, TP membuka musda Golkar Tana Toraja di Hotel Novotel Makassar. Musda Golkar Toraja juga sempat ada protes dari sejumlah kader. (rif)

