MAKASSAR, BKM — Penculikan seorang bocah dengan modus menukar berupa barang yang dilakukan orang tak dikenal (OTK), kembali terjadi di Makassar. Peristiwa ini terjadi di kawasan Balla Parang, Kecamatan Rappocini.
Menurut pemilik toko bernama Isnawati (23), seorang OTK datang ke tokonya untuk beli beras. Namun katanya, OTK itu lupa membawa uang. Sehingga dia menitipkan anak yang dibawanya datang ke toko.
”Jadi awalnya seorang pria tersebut datang dengan mengendarai motor metik dan memboceng seorang bocah. Ia kemudian membeli beras 3 karung. Namun pria itu mengaku lupa membawa uang. Sementara ia mengambil 3 karung beras. Pria itu lalu menitip bocah yang dibawanya,” kata Isnawati.
Isnawati mengaku tidak mengetahui jika bocah yang dibawa pria tersebut merupakan korban penculikan. Ia menyangka jika bocah dititip pria tersebut adalah kerabatnya.
”Nanti bocah itu menangis baru saya tanya kenapa menangis. Sehingga saya sampaikan kepada Bhabinkamtibmas dan menjelaskan semuanya,” kata Isnawati, Rabu (8/9).
Bhabinkamtibmas Ballaparang, Aipda Syarifuddin, mengatakan, pihaknya telah memulangkan seorang bocah ke orangtuanya yang sebelumnya dititip OTK ke sebuah toko.
”Modus pelaku awalnya mengimingi korban uang Rp15 ribu untuk menemaninya. Kemudian korban naik ke motor OTK itu. OTK itu kemudian singgah ke sebuah toko dan mengambil 3 karung beras. Pelaku mengatakan kepada pemilik toko jika lupa membawa uang. Korban pun dititipkan. Nah, itu diketahui setelah pemilik toko menyampaikan kepada kami. Barulah diketahui jika bocah dititip OTK merupakan korban penculikan. Kemudian pelaku dengan modus mengambil beras karena lupa bawa uang bocah yang diculiknya itu yang dititip,” kata Aipda Syarifuddin.
Sementara itu, Kasubag Humas Polrestabes Makassar yang dikonfirmasi mengaku telah mendapat kabar tersebut. Kata dia, pihak kepolisian Polrestabes Makassar masih melidik dan menguber pelaku.
”Iya, kami sudah peroleh informasinya, Polrestabes Makassar masih melidik dan menguber pelaku. Kasus ini bukan kali pertama terjadi. Namun modus penculikan bocah dengan menukar barang yang diambil di toko juga pernah terjadi. Yang jelas, pelaku sedang dilakukan pengejaran,” pungkasnya. (ish/b)

