MAKASSAR, BKM — Resetting pemerintahan di lingkup Pemkot Makassar dipastikan molor. Sebelumnya, Wali Kota Makassar, Mohammad Ramadhan ‘Danny’ Pomanto mengatakan akan merampungkan komposisi pejabat di berbagai posisi untuk eselon III dan IV di bulan September ini.
Namun, hal itu tidak bisa dilakukan karena pemkot akan melakukan penyusunan APBD Pokok tahun 2022. Dalam kondisi begitu, tidak memungkinkan untuk mengganti pejabat, baik di lingkup OPD maupun di kecamatan dan kelurahan. Kecuali jika memang ada alasan yang cukup mendesak untuk dilakukan mutasi.
“Kemungkinan tertunda karena kita harus membahas APBD Pokok. Karena kalau saya lakukan sekarang, akan terganggu ini pembahasan kalau pejabat baru yang masuk,” ungkap Danny saat ditemui di kediaman pribadinya, Jalan Amirullah, Rabu (22/9).
Namun, lanjut orang nomor satu Makassar itu, dirinya tetap akan melakukan penggantian secara khusus terhadap beberapa pejabat dalam waktu dekat karena menerima laporan jika yang bersangkutan berkinerja buruk dan sudah tidak bisa dibiarkan lagi.
Danny membocorkan, pejabat yang akan ‘dibersihkan’ ada di tiga OPD. Namun dia enggan membeberkan tiga OPD yang dimaksud.
“Mereka akan saya ganti secepatnya karena merusaknya banyak sekali. Bertumpuk masalah di tiga SKPD tersebut dan tidak diselesaikan. Pokoknya ada tiga SKPD. Itu orang semua berteriak dan itu sangat banyak sekali kasihan orang menderita. Janganmi sebut-sebut dulu dari SKPD mana,” ungkap Danny.
Namun, berdasarkan informasi yang dihimpun BKM, OPD yang dimaksud adalah Dinas Pendidikan, Inspektorat, dan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda).
Danny mengatakan, kemungkinan dirinya akan mengganti pejabat eselon III di OPD yang bersoal tersebut. (rhm)

