pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Berinovasi Lewat Enjoy with Ecolife dan Ecogender

Dr Darhamsyah, Kapus Pengendalian Pembangunan Ekoregion Sulawesi-Maluku

MAKASSAR, BKM — Upaya penyelamatan lingkungan terus digaungkan. Termasuk oleh Pusat Pengendalian Pembangunan Ekoregion Sulawesi dan Maluku yang berkantor di Makassar, Sulawesi Selatan. Ada dua inovasi yang terus digalakkan oleh institusi ini. Yakni enjoy with ecolife dan ecogender. Kepala Pusat Pengendalian Ekoregion Sulawesi dan Maluku Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Dr Darhamsyah memaparkan hal itu dalam kanal Youtube Berita Kota Makassar yang diproduksi, Senin (27/9).

Dijelaskan Darhamsyah, instansi yang dipimpinnya merupakan center of excellent, pusat keunggulan pembangunan berkelanjutan di kawasan Timur Indonesia untuk lingkungan hidup dan kehutanan. Ada banyak program yang dilaksanakan sebagai daya dukung dan daya tampung lingkungan melalui satu pendekatan yang merupakan inovasi, yaitu enjoy life with ecolife.

”Ini adalah inovasi pendekatan di dalam edukasi lingkungan, bagaimana urusan lingkungan itu bisa kita tangani bersama. Misalnya, ketika kita menyampaikan kepada orang tentang lingkungan, mereka selalu berpikir apa sih manfaatnya untuk saya. Kalau kita katakan bahwa jangan buang sampah nanti sakit. Buang sampah di sana, tapi saya tinggal di sini, jadi saya tidak sakit,” ujar Darhamsyah memberi perumpamaan.

Untuk itu, ada satu hal yang bila diangkat ke permukaan akan sangat dahsyat manfaatnya. ”Saya berinovasi dengan suatu metode yang disebut enjoy life with ecolife. Apa itu? Kita lihat bahwa sebenarnya manusia itu selalu menginginkan berasosiasi dengan alam. Selalu ingin dekat dengan lingkungan. Namun karena ada beberapa hal akhirnya itu terdistraksi,” jelasnya.

Penelitian juga menunjukkan bahwa semakin dekat orang dengan lingkungan alam, dia makin bahagia hidupnya. Makin bahagia secara fisik, juga dia makin sehat.

Satu program lainnya adalah ecogender. Menurut Darhamsyah, ketika kita berbicara lingkungan, sebenarnya kita berbicara sebuah interaksi di dalam ekosistem yang sangat luas. Namun khusus untuk manusia, kita tahu bahwa kurang lebih setengah penduduk bumi ini adalah laki-laki dan perempuan. Ketika ada satu, baik laki-laki maupun perempuan yang tidak optimal, maka dunia ini akan pincang.

”Jadi kita harapkan semua, baik laki-laki dan perempuan berperan aktif di dalam lingkungan hidup dan kehutanan. Oleh karena itu kami dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan menekankan agar seluruh jajaran, mulai dari tahap perencanaan implementasi serta pertimbangan gender. Kita tahu itu masuk dalam tujuan kelima dari SDGs, pembangunan dunia berkelanjutan (Sustainable Development Goals). Jadi idenya adalah bagaimana kita melakukan pendekatan dalam hal gender. Pendekatannya kita itu adalah menyentuh hati menyentuh personal,” terang Darhamsyah.

Darhamsyah juga menjelaskan tentang program Sekolah Adiwiyata. Menuturnya, program ini basisnya di sekolah. Yang pertama dibangun di sini adalah komitmen kepala sekolah dan kepala dinas untuk membangun sikap cinta lingkungan. Selanjutnya adalah sarana dan prasarana sekolah itu harus menunjang. Kemudian, pembelajarannya didesain untuk cinta lingkungan.

”Artinya begini, tidak perlu ada pelajaran khusus mengenai lingkungan. Ibaratnya pelarut. Seperti gula di dalam teh atau di dalam minuman itu dia larut. Masuk ke pelajaran bahasa Indonesia, matematika, agama. Pelajaran bahasa Indonesia ada soal ceritanya. Begitu model pembelajarannya, untuk memasukkan mindset ramah lingkungan ke anak lewat program Adiyata,” papar Darhamsyah.

Melalui program ini pula, ada kewajiban bagi sekolah yang sudah menang untuk membina sekolah-sekolah yang lain. Dengan demikian diharapkan lahir milenial yang ramah lingkungan, yang sadar tentang lingkungan.

”Hasil survei terakhir di tahun 2020 menunjukkan bahwa 30 persen millenial Indonesia, hampir hampir 40 persen yang semakin cinta lingkungan. Semua itu tidak terlepas dari usaha kita bersama menggerakkan program Adiwiyata di sekolah,” tandasnya. (*/rus)




×


Berinovasi Lewat Enjoy with Ecolife dan Ecogender

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link