GOWA, BKM — Entah api dari mana bermula, tetiba salah satu kamar di sebuah rumah setengah panggung di Kelurahan Mangngallu, Kecamatan Pallangga, Kabupaten Gowa, Selasa (28/9) sore terbakar tak tersisa.
Peristiwa ini berlangsung pukul 16.15 Wita di Jalan Pallangga Raya, tepat pada rumah nomor 43.
Dalam kejadian ini, uang tunai sebesar Rp25 juta milik korban Rosmila (47) ludes terbakar dan menjadi abu. Selain itu, seluruh perabotan isi rumah berubah menjadi arang. Beruntung tak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Saat api mulai berkobar, pemilik rumah bersama keluarganya langsung keluar menyelamatkan diri.
Isi rumah selain Rosmila, masing-masing Hasmi Wulan (23), Hj Hayani (60), dan Murniati (42). Mereka satu keluarga.
Kasubag Humas Polres Gowa AKP Mangatas Tambunan, menjelaskan bahwa kebakaran berawal ketika Hasmi Wulan sedang membuat susu formula untuk anaknya di bagian dapur.
Tetiba Hasmi melihat ada gumpalan asap dari lantai bawah. Spontan ia berteriak menyebut kebakaran.
Hj Hayani dan Murniati yang ada dalam rumah langsung berlari mengecek asal asap tersebut. Setelah melihat gumpalan asap hitam berasal dari salah salah satu kamar di kolong rumah yang dihuni Udin Dg Naba, akhirnya mereka berhamburan keluar dan meminta tolong warga sekitar.
“Jadi setelah melihat api sudah berkobar, para penghuni rumah langsung keluar menyelamatkan diri dan minta pertolongan. Pukul 16.30 Wita, tiga unit armada pemadam kebakaran Dinas Damkar Gowa tiba di TKP dan berhasil memadamkan api tersebut,” AKP Mangatas Tambunan yang dikonfirmasi.
Dikatakannya, dalan kejadian kebakaran ini tidak ada korban jiwa. Semua penghuni rumah selamat. Kerugian materi yang dialami korban cukup besar, yakni kurang lebih Rp300-an juta. Yang terbakar antara lain uang tunai Rp25 juta, serta surat-surat berharga milik korban dan seluruh perabot rumahtangga hangus terbakar.
“Sumber api untuk sementara diduga dari arus pendek di rumah korban. Dengan adanya kejadian kebakaran ini kami imbau kepada seluruh masyarakat agar berhati-hati. Apalagi saat ini cuaca cukup panas sehingga banyak hal yang bisa menjadi penyebab kebakaran. Diminta agar masyarakat tetap waspada. Sewaktu-waktu periksa kondisi kelistrikan, kompor dan lainnya. Periksa semua, baik ketika akan tidur malam, hendak pergi maupun saat tetap di rumah,” tandas Mangatas Tambunan. (sar)

