MAKASSAR, BKM — Korban kebakaran Kampung Lepping, di Jalan Muhammad Tahir, Kecamatan Tamalate tak kunjung mendapat bantuan hunian dari pemerintah.
Padahal, PT Sulsel Citra Indonesia (Perseroda) sebagai pemilik lahan sebelumnya, berjanji akan membangun rumah susun di kawasan tersebut.
Ketua RW 2 Lepping, Muchtar Masri mengatakan, warga sudah lelah menanti bantuan hunian sehingga mereka berinisiatif membangun sendiri hunian setelah sekian lama kehilangan tempat tinggal.
“Sekarang lagi masing masing memperbaiki rumahnya, karena tidak ada juga solusi dari pemerintah saya pikir yah mereka kasian juga karena tidak ada tempat yang lain toh,”katanya, Rabu (29/9), Sore.
Muchtar menyebut progres pengerjaan rumah warga belum ada yang ramping. Masih berkisar di atas 50 persen.
“Mungkin yang rampung belum ada, karena sementara dibangun saya liat semua. Iyaa sudah di atas 50 persen seperti kayaknya,”bebernya.
Muchtar mengungkapkan, warga tidak bisa terlalu lama, meskipun pemerintah sudah berjanji akan membantu.
“Tidak adapi responsnya. Belum ada. Mungkin tidak ada dananya untuk itu,”ungkapnya.
Menurutnya, hunian merupakan hal yang mendesak untuk segera dipenuhi. Mengingat musim penghujan yang akan segera tiba.
“Saya juga tidak bisa tahan mereka bangun, tidak ada juga perintah dari yang punya kewenangan. Kita ini bicara kemanusiaan. Kasian orang ada yang punya anak kecil semua,”ucapnya.
“Untuk sementara saya pikir bangun saja. Kalau nanti pemerintah mau ambil yah nanti ganti rugimi,”pungkas Muchtar.
Padahal sebelumnya Pemkot Makassar bersedia membangun apartemen lorong (Aparong) di daerah tersebut. Namun Perseroda Sulsel sebagai pemilik lahan mengakua akan membangun sendiri.
Plt Kadis PU Kota Makassar Nirman Mungkasa, mengatakan, sudah melakukan koordinasi dengan perseroda. Sehingga pembangunan Aparong urung dilakukan.
“Iya kita sudah koordinasi kemarin, dia (Perseroda) akan tindaklanjuti di situ bikin rumah susun. Kami tidak usah apa apa lagi karena mereka punya lahan,” pungkasnya. (jun)

