MAKASSAR, BKM — Fakultas Peternakan (Fapet) Universitas Hasanuddin (Unhas) saat ini tengah mempersiapkan kuliah tatap muka terbatas. Rencananya kuliah tatap muka terbatas akan digelar akhir Oktober atau awal November 2021 nanti.
Wakil Dekan I Fapet Unhas, Prof. Dr. Ir. Muhammad Yusuf, S.Pt, IPU mengatakan, berdasarkan hasil rapat dengan seluruh WD I se-Unhas yang dipimpin Wakil Rektor I Unhas diputuskan perkuliahan tatap muka terbatas rencananya dilaksanakan pekan ke-11 semester ganjil tahun ini.
Menurutnya, ini untuk menindaklanjuti Surat Keputusan No 4 Tahun 2021 Dirjen Pendidikan Tinggi, Riset dan Teknologi, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi.
“Saat ini sementara dipersiapkan segala sesuatu yang berhubungan dengan perkuliahan tatap muka terbatas seperti ruang kelas dan fasilitas lainnya,” jelas Prof Ucu, sapaan Prof. Muhammad Yusuf.
Prof. Ucu menjelaskan, saat kuliah tatap muka terbatas nanti, kuota per kelas dibatasi. Jumlahnya maksimal 25 mahasiswa. Ruangan kuliah juga dibuatkan jarak dan digunakan secara bergilir.
“Sistem perkuliahannya hibrid. Ada secara daring, dan ada secara luring. Jadi nanti akan dibuatkan form siapa yang mau kuliah luring (luar jaringan) atau offline. Jika sudah cukup 25 mahasiswa kita tutup. Tapi yang kuliah luring khusus untuk mahasiswa yang berdomisili di Makassar. Kalau di luar Makassar masih sistem daring,” jelas Prof. Ucu.
Untuk penggunaan ruang kelas, lanjutnya, dilakukan secara bergilir. “Misalnya, hari pertama ruang kelas A yang digunakan. Hari berikutnya ruang kelas A tidak boleh digunakan lagi. Perkuliahan dipindahkan ke ruang kuliah B karena ruang kuliah A akan disemprot disinfektan,” beber Prof. Ucu.
Untuk mengawasi pelaksanaan kuliah tatap muka terbatas ini, Prof. Ucu menjelaskan akan ditunjuk dua anggota Satgas. “Mereka akan mengawasi semua pelaksanaan kuliah tatap muka. Jika ada masalah, Satgas yang langsung melakukan tindakan,” tutupnya. (*)

