MAKASSAR, BKM — Personel kepolisian telah mengamankan beberapa anak muda dari Kecamatan Tallo dan Kecamatan Bontoala. Mereka diduga telah terlibat dalam tawuran kelompok.
Dalam melakukan aksi tawuran, kedua kelompok anak muda ini saling menyerang menggunakan senjata tajam. Seperti tombak, bambu runcing, anak panah atau busur lengkap dengan katapel pelontarnya, rompi, potongan bambu atau besi, serta bahan pembuat anak panah atau busur.
Kasi Humas Polrestabes Makassar, AKP Lando, mengemukakan, perkelahian kelompok yang kerap terjadi antara warga Baraya Kecamatan Bontoala dan warga Bunga Eja Beru Kecamatan Tallo, membuat tim gabungan personel kepolisian menyisir lokasi.
Dari hasil penyisiran, petugas berhasil diamankan beberapa anak muda yang diduga terlibat tawuran kelompok pada Rabu dinihari (13/10). Penyisiran oleh gabungan personel Polrestabes Makassar dan Resmob Polda Sulsel di lokasi, dipimpin Kabag Ops Polrestabes Makassar, Kompol Nugraha Pamungkas dengan membagi dua tim.
Dalam penyisiran yang dilakukan personel kepolisian, berhasil mengamankan beberapa warga Bunga Ejaya Beru, KecamatanTallo dan warga Baraya, Kecamatan Bontoala beserta alat yang diduga akan digunakan dalam perkelahian kelompok.
Kasi Humas Polrestabes Makassar, AKP Lando mengimbau kepada seluruh masyarakat khususnya di wilayah Kandea dan sekitarnya untuk senantiasa menjaga Kamtibmas.
”Jangan tawuran karena akan merugikan diri sendiri dan orang lain. Jaga nama baik wilayah masing-masing,” tutur AKP Lando. (jul)

