pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Reses di Tiga Titik, Dayat Prioritaskan Anak Putus Sekolah di Tamalanrea dan Biringkanaya

Usulkan Beasiswa untuk Perbaikan Pendidikan

MAKASSAR, BKM– Anggota DPRD Kota Makassar, Al Hidayat Samsu melaksanakan Reses Pertama Masa Sidang Pertama Tahun Sidang 2021/2022 di tiga titik sekaligus, Kamis (28/10/2021).

Pada reses kali ini, Legislator PDI Perjuangan tersebut memprioritaskan perbaikan kualitas pendidikan dan beasiswa untuk anak kurang mampu di daerah pemilihannya di Kecamatan Tamalanrea dan Biringkanaya.

“Saya melaksanakan hari ini reses di tiga titik.  Aspirasi warga saya akan sampaikan ke pemerintah kota, utamanya soal pendidikan. Saya lebih utamakan dulu untuk anak-anak yang putus sekolah kaena tergolong kurang mampu yang perlu mendapatkan beasiswa,” ungkap anggota DPRD Kota Makassar termuda ini.

Seperti yang dialami warga Jalan Perintis Kemerdekaan 4 Lr 6 No. 77 Kelurahan Tamalanrea Jaya. Ia mengeluhkan beratnya biaya pendidikan, dan berharap bantuan beasiswa untuk anak-anak tetap bisa sekolah. Khususnya warga yang tergolong kurang mampu.

“Ada juga warga di Kampung Parang Kelurahan Tamalanrea Jaya yang mengeluh soal pendidikan untuk sekolah IT yang mahal sehingga memberatkan warga,” kata jebolan Universitas Negeri Makassar (UNM) ini.

Dalam reses kali ini, selain masalah pendidikan, Dayat juga menerima keluhan terkait PKH yang sudah terdata tapi tidak dapat dananya sampai sekarang. Ada juga yang usul jalanan yang perlu diperbaiki di RT 03/ RW 06. “Ini kita bakal teruskan di dinas terkait,” jelasnya.

Saat reses di titik ketiga di Baruga BTN Bumi Bung Permai RT 06 RW 07 Kelurahan Tamalanrea Jaya, warga mengusul perbaikan jalanan di wilayah Bung Permai. Menurut warga kualitas jalan di Bung Permai begitu buruk sehingga tidak bisa digunakan dalam jangka waktu yang panjang.

“Ada juga kawasan wisata di daerah Bung khususnya daerah dekat sungai (dermaga). Perencanan jalan beton yang sudah beberapa kali diusulan dan sudah turun dinas terkait untuk melakukan pengukuran tapi tidak jadi karena kendala anggaran tidak tersedia,” katanya.

“Ada juga yang perlu dicarikan solusi untuk masalah bajir di wilayah Bung. Kalau bisa dibuatkan tanggul. Ada juga yang keluhkan penjemputan sampah yang kurang terkoordinir dengan baik,” paparnya. (ita)




×


Reses di Tiga Titik, Dayat Prioritaskan Anak Putus Sekolah di Tamalanrea dan Biringkanaya

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link