pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

MT Masjid Al Musyawarah Gelar Maulid

MAKASSAR, BKM — Majelis Taklim (MT) Al Musyawarah DPRD Makassar menggelar perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Al Musyawarah DPRD Makassar, Sabtu (6/11).
Ketua MT Al Musyawarah DPRD Makassar Hj A Nikmah Mahdin mengatakan, pelaksanaan maulid nabi sebagai implementasi dari rasa syukur atas hari kelahiran baginda Nabiullah Muhammad SAW. Nabi sebagai suri tauladan, contoh dan memiliki akhalakul karimah yang mulia.

Sejak berdiri pada 16 tahun lalu tepatnya 27 April 2005, MT Al Musyawarah rutin melaksanaan perayaan maulid nabi. Apalagi seluruh anggota MT yang berada dari Perum Kompleks Nusa Indah Hertasning memberikan dukung penuh atas setiap kegiatan yang selalu dilaksanakan.
”Saya sangat bersyukur kerjasama dan kebersamaan seluruh anggota MT. Sejauh ini ukhwah islamiah dan silaturrahmi senantiasa terjaga dengan baik,” ujar Nikmah.
Pelaksanaan maulid kali ini jelas Nikmah juga terasa sangat istimewa. Lurah Tidung Kecamatan Rappocini Liliani Sunarno menyempatkan untuk hadir. Bhabinkabtimas Kelurahan Tidung, para Ketua RT-RW, pengurus Masjid Al Musyawarah dan undangan ikut hadir menyemarakan kegiatan maulid tersebut.
Sementara itu ust Irwan yang membawakan hikmah maulid menyampaikan ada tiga hal yang patut diteladani dari akhlak Nabi Muhammad. Berangkat dari tema acara Dengan Hikmah Maulid, meneladani akhlak nabi, mengokohkan ukhwah islamiyah dan meningkatkan semangat kepedulian terhadap sesama dimasa pandemi covid-19.
Irwan menyampaikan sejak nabiullah Muhammad dilahirkan sudah menunjukan sikap jujur dalam dirinya. Saat masih bayi, Muhammad oleh ibunya dibawa ke pasar untuk mencari siapa yang berkenan untuk menyusui. Adab bangsa arab kala itu, setiap bayi yang dilahirkan tidak disusui oleh ibunya tapi oleh wanita lain.
Selama di pasar tak satupun bersedia menyusui muhammad. Hingga suatu ketika Allah SWT mengetuk pintu seorang ibu Halimatus Sa’dia agar mengambil muhammad dan menyusuinya. Saat dinaikan diatas onta, onta itupun berlari dan membawa muhammad ke kampung Halimatus Sa’dia.
Saat disusui disebelah kiri muhammad tidak mau menyusui. Penolakan itu menunjukan kejujuran muhammad. Muhammad tahu bahwa susu sebelah kiri adalah tempat menyusu Usman. Hingga kemudian muhammad disusukan di sebelah kanan. Usai disusui, perkembangan muhammad begitu cepat dan umur sembilan bulan sudah mulai pandai berpidato.
Muhammad jujur dalam berdagang, tidak pernah mengurangi timbangan,
senantiasa menepati janjinya, jujur dalam perkataan, jujur dalam pergaulan
serta jujur dalam menjaga ketetapan hati. ”Jadi akhlak muhammad ini sangat luara biasa. Kejujurannya tak diragukan lagi,” jelas Irwan.

Berikutnya muhammad dikenal sebagai seorang yang tawadhu dan rendah hati. Tidak arogan. Menghargai yang lebih tua, menyayangi yang mudah dan menghormati sesama. Sangat penyantun dan penyayang, penyayang tidak hanya kepada orang yang taat tapi juga kepada mereka yang berdosa.
”Muhammad itu berat hatinya melihat penderitaan manusia. Maka dia selalu membantu menyelesaikan masalah yang dihadiri umatnya,” tambahnya.

Akhlak berikutnya adalah muhammad seorang yang pemurah. Muhammad tidak sekke,pelit apalagi kikir. Hartanya relah yang habiskan demi untuk berjuang akan agama Islam, muhammad sangat mudah memaafkan tidak hanya yang berbuat salah kepadanya tapi juga kepada orang yang menzaliminya.
”Saat kita bisa meneladani akhlak nabi yang jujur, tawadhu dan pemurah maka insya allah kita bisa mengokohkan ukhwah islamiyah dan meningkatkan semangat kepedulian terhadap sesama dimasa pandemi covid-19,” tandas Irwan.
Masjid Al Musyawarah DPRD Makassar meraih penghargaan dari Walikota Makassar sebagai penyelenggara terbaik Shalat Idul Fitri 2021. (ila)



×


MT Masjid Al Musyawarah Gelar Maulid

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link