MAKASSAR, BKM–Meski masih bersoal di Polda Sulsel, Pemerintah Kota Makassar, tetap mengajukan kembali pembangunan Rumah Sakit (RS) Batua.
Selain pembangunan RS Batua, pemerintah juga telah menganggarkan untuk Rumah Sakit Jumpandang Baru.
Usulan tersebut sudah diajukan pada rapat bersama dengan Badan Anggaran DPRD Kota Makassar. Anggarannya kurang lebih Rp10 miliar untuk masing-masing rumah sakit.
Ketua Komisi D Bidang Kesejahteraan Rakyat DPRD Kota Makassar, Abdul Wahab Tahir, pembangunan Rumah Sakit Jumpandang Baru dapat segera dilakukan. Ia menargetkan pada triwulan pertama pembangunannya sudah berjalan.
Sisanya untuk Rumah Sakit Batua dikatannya masih menunggu hasil penyidikan di polda. Menurutnya penyiapan anggaran memang diperlukan agar setelah pelimpahan ke kota, pengerjaan dapat langsung digarap.
Lebih lanjut Urgensi Fasilitas Kesehatan dikatakannya cukup mendesak. RS Jumpandang Baru misalnya yang sangat dibutuhkan untuk mengakomodir layanan kesehatan di utara kota.
“Jadi secara detail saya belum tau berapa yang pasti anggarannya, nanti kita akan lihat di ranperdanya, itu breakdown dipaparkan, mudah-mudahan selasa itu sudah masuk,” pungkasnya.
Sebelumnya Plt Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Makassar, Helmy Budiman mengatakan usulan tersebut sudah diajukan pada rapat bersama dengan Badan Anggaran DPRD Kota Makassar.
“Jadi udah disetujui. Sisa kita lihat bagaimana kajian tenaga ahli, melihat apakah bisa difungsikan atau tidak. Anggarannya itu kurang lebih 10 (milliar),” ungkapnya.
Ia mengatakan penganggaran tersebut hanya akan mengakomodir 2 lantai saja. Penganggaran penuh belum dilakukan lantaran adanya keterbatasan anggaran. (nug)

