MAKASSAR, BKM — Kepolisian Resort Kota Besar (Polrestabes) Makassar telah mengantongi identita dan ciri-ciri pelaku penyerangan asrama mahasiswa di Jalan Sungai Limboto, beberapa hari lalu.
Hal ini diungkapkan Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Witnu Urip Laksana, Rabu malam (1/12) saat silaturahmi dengan wartawan di Warkop Gundah, Jalan Gunung Nona.
Hadir dalam silaturahmi tersebut, masing-masing Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) XIV/Hasanuddin, Letkol Inf Rio Purwantoro, Dandim 1408/Mks, Kolonel Dwi Irbaya Sandra, dan Ketua PW Ikatan Wartawan Online (IWO) Sulawesi Selatan, Zulkifli Thahir.
Kapolrestabes Makassar meminta kepada para pelaku penyerangan sekretariat mahasiswa UIM, asrama mahasiswa Luwu, dan asrama mahasiswa Bone untuk segera menyerahkan diri.
”Pihak kampus agar meninjau ulang keberadaan sekretariat kedaerahan atau lazim disebut Organda di kampus. Kalau di luar kampus, boleh-boleh saja,” pesan Kombes Pol Witnu Urip Laksana.
Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Witnu Urip Laksana juga mengimbau kepada kedua kelompok mahasiswa untuk tetap tenang dan jangan terpengaruh dengan isu-isu yang tidak benar dan meminta untuk menghentikan pertikaian.
”Jika masih terjadi saya akan mengambil tindakan tegas. Karena apa yang telah dilakukan telah merusak nama besar dan mengganggu ketertiban masyarakat lain dan mengancam jiwa masyarakat akibat bentrokan ini,” tegasnya. (jul)

