SOPPENG,BKM.COM – Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Soppeng, membuat sungai di beberapa titik meluap.
Salah satunya di Sungai Cabbue, Kelurahan Ompo, Kecamatan Lalabata, yang mengakibatkan dua rumah milik Laufe dan Tisman terbawa arus.
Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Shahrani saat dikonfirmasi mengatakan, kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 10.00 Wita, dimana air Sungai Cabbue meluap mengakibatkan rumah yang berada di sekitar bibir sungai terdampak dan hanyut.
Selain itu, luapan air banjir juga disebabkan adanya pekerjaan bendung yang sementara proses pembangunannya, dimana pembangunan penahan air yang berada di tengah sungai Cabbu tidak terbuka, sehingga air mengalir deras di pemukiman.
“Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun kerugian material diperikarakan cukup besar dikarenakan dua rumah hanyut, satu rusak,” kata Shahrani Senin (6/12).
Saat ini kata dia, pihaknya tengah melakukan evakuasi warga dan mendata warga yang terdampak dari bencana tersebut.
Dari informasi Kapolres Soppeng, AKBP Muh Roni bahwa, dua rumah warga yang terbawa arus diperkirakan mengalami kerugian material mencapai Rp350 juta. “Kurang lebih Rp350 juta untuk dua rumah itu,” katanya.
Sementara rumah warga yang dibongkar, kata dia, tidak dihitung kerugiannya. Karena pemilik rumah antisipasi terdampak banjir dan langsung melakukan pembongkaran rumah. “Jadi pemilik rumah yang satu ini sudah antisipasi dan bongkar rumahnya sebelum tersapu banjir,” jelasnya.
Dia pun mengimbau agar masyarakat tetap berhati-hati dan waspada dengan banjir susulan, terlebih kepada masyarakat yang bermukim di sekitar aliran sungai.
Sementara Anggota DPRD Soppeng, Andi Samsu Rijal mengatakan, Sungai Cabbue sudah menjadi langganan banjir, namun baru sekeras ini karena adanya proyek pembangunan bendung.
Dimana, lanjut dia, proyek bendungan tersebut belum selesai dan air sungai diarahkan ke sini (Sungai Cabbue,-red). “Dengan adanya kegaitan disana yang belum selesai jadi airnya meluap kesini. Tapi nanti jika sudah selesai, air yang mengarah kesini akan menjadi kecil,” jelasnya.
Atas kejadian itu, dia pun berharap agar Pemerintah memberikan perhatian kepada warga yang terdampak bajir, telebih kepada warga yang rumahnya hanyut dibawa arus.(Sar)

