LAYANAN transportasi massal yang diperuntukkan bagi masyarakat Makassar kembali hadir. Namanya Teman Bus. Teman merupakan akronim dari Transportasi Ekonomis, Mudah, Aman, dan Nyaman.
KEMENTERIAN Perhubungan meresmikan pengoperasian layanan ini pada, Sabtu (13/11). Tim BKM mencoba menjajal sarana transportasi ini dan membuatnya dalam bentuk video lalu diunggah di kanal Youtube, Senin (13/12).
Seorang sopir bernama Irwan, menjelaskan setiap hari, armada Teman Bus meninggalkan pool dan stand by di depan Mal Panakkukang pada pukul 05.00 Wita. BKM menumpang di unit yang melayani rute koridor dua, dari Mal Panakkukang ke Bandara Internasional Sultan Hasanuddin.
Di dalam mobil sudah ada sejumlah penumpang lainnya. Mereka duduk di kursi secara terpisah sesuai dengan protokol kesehatan yang diterapkan.
Menurut Irwan, rute perjalanannya dari Jalan Boulevard ke Jalan AP Petta Rani, Urip Sumohardjo, Jalan Perintis Kemerdekaan, dan masuk bandara.
”Setiap hari kami mengantar penumpang dari Jalan Boulevard dan menurunkannya di bandara. Setelah itu balik lagi,” tutur Irwan.
Untuk menikmati perjalanan menggunakan Teman Bus, calon penumpang cukup mengunduh (download) aplikasi Trans Mamminasata yang tertera di samping bodi bus. Setelah itu scan QR code yang terpasang di pintu masuk bus.
Interior bus didesain sedemikian rupa agar tampak lebih eksklusif. Terdapat kamera pemantau (CCTV) di dalamnya. Jadi jangan khawatir jika ada barang yang tertinggal atau semacamnya.
”Dari MP ke bandara kami tidak boleh menurunkan penunpang di jalan. Karena kalau itu dilakukan, artinya melanggar komitmen. Kalau didapat, kita biasa difoto,” terang Irwan.
Teman Bus juga tidak bisa meninggalkan lokasi bandara kapan saja. Karena ada jadwal tertentu yang telah ditetapkan.
Armada Teman Bus melayani penumpang hingga pukul 21.00 Wita. Satu bus biasanya disopiri oleh dua orang secara bergantian. Oleh bagian operasional, mereka dibagi shift. Shift pertama melayani rute dalam koridor sebanyak tiga kali. Sementara shift dua bolak balik dua kali.
Untuk sementara, penumpang moda transportasi ini mendapatkan layanan gratis. Penumpang yang ada di atas bus mengaku sekadar berjalan-jalan menggunakan Teman Bus. ”Gratis,” ujarnya ketika ditanya alasannya.
Teman Bus merupakan langkah awal implementasi dari program Buy The Service (BTS) yang memberikan subsidi penuh bagi operator. Dengan fasilitas pendukung di bus yang lebih baik, lebih banyak penumpang yang beralih ke moda transportasi publik.
Untuk pembayaran, Teman Bus hanya menerima pembayaran uang elektronik atau non tunai. Setiap penumpang harus top up dulu sebelum naik. Saat naik bus, penumpang akan tapping kartu. Karena masih gratis, saldo tidak akan terpotong.
Teman Bus diharapkan akan menjadi sebuah layanan yang akan melengkapi pelayanan angkutan yang sudah ada. Layanan ini juga diharapkan menjadi bagian digitalisasi 4.0 smart city program yang mendukung cashless society.
Untuk mengetahui layanan Teman Bus, masyarakat harus mengunduh aplikasi TEMAN BUS di aplikasi Playstore dan Appstore. Di aplikasi tersebut, tersedia berbagai informasi soal lokasi halte dan jadwal operasional bus.
Ada empat koridor layanan Teman Bus, yakni Koridor 1: Terminal Mallengkeri-Unhas (Via Jalan Metro Tanjung Bunga). Koridor 2 Mall Panakukang-Bandara Internasional Sultan Hasanudin. Koridor 3 Kampus 2 PNUP- Kampus 2 PIP. Koridor 4 Pelabuhan Soekarno Hatta-UIN Samata. (*/rus)

