pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Unjuk Rasa Gabungan di PN Ricuh

MAKALE, BKM — Ratusan gabungan mahasiswa Toraja menggelar unjuk rasa di Pengadilan Negri (PN) Makale, terkait lapangan Gembira Rantepao dikuasai ahli waris Haji Ali, Senin (13/12).
Unjuk rasa kedua kalinya mendukung proses sidang di PN Makake, dimana Pemprov Sulsel melakukan perlawanan terhadap kasus lapangan gembira. Dalam lokasi sengketa ada dua aset Pemprov Sulsel telah bersertifikat yakni SMAN 2 Toraja Utara dan Dinas Kehutanan.

Unjuk rasa sempat memanas dan ricuh bahkan terjadi pemukulan antara aparat kepolisian dengan mahasiswa karena ada kesalahpahaman. Sebelum mahasiswa meringsek kehalaman PN Makale arus lalulintas Makale-Rantepao sempat lumpuh total setelah pengunjuk rasa bakar ban bekas ditengah jalan.
Dihalaman PN Makale orator perwakilan gabungan organisasi mahasiswa silih berganti menyampaikan orasi dengan tuntutan terhadap kasus lapangan gembira, termasuk srikandi mahasiswi.
Demo dikawal ketat aparat Polres Tana Toraja dan Polsek Makale. Kapolres AKBP Sarly Sollu, Wakapolres Kompol Yulius L.Palayukan, Kasat Samapta AKP Gunardi Mundi, dan Kapolsek Makale Iptu Bunga Salu.

Kapolres Tana Toraja AKBP Sarly Sollu, didepan pengunjuk rasa menegaskan aparat mendukung penuh aspirasi mahasiswa, apalagi demo hari ini tertib. Ini bukti sinergitas baik polisi dengan mahasiswa.
Sidang kedua, Senin (13/12) ditunda dan dilaksanakan (4/1/2022), dan sidang perdana sebelumnya, Senin (30/11). (gus/C)




×


Unjuk Rasa Gabungan di PN Ricuh

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link