pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Ketua Parpol Sulsel Mundur Satu Demi Satu

MAKASSAR, BKM–Jelang pemilu legislatif (Pileg) Februari 2024 mendatang, sejumlah partai politik di Sulsel kebingungan lantaran para pengurus hariannya ramai-ramai hengkang.
Pada 2020, pengurus Partai Solidaritas Indonesia (PSI) ramai-ramai hengkang dan bergabung ke partai lain.
Ketua DPW PSI Sulsel, Moh Fadli Noor pindah ke Partai Golkar, sementera ketua PSI Kota Makassar, Afandi Ibrahim juga pindah di Partai Persatuan Pembangunan (PPP).
Pablo panggilan akrab Afandi Ibrahim dipakaikan jaket hijau oleh ketua DPW PPP Sulsel Imam Fauzan.

Partai Hanura juga dilanda kebingungan sebab ketuanya yakni Andi Ilhamsyah mattalatta telah mengajukan surat pengunduran diri pada ketua umum DPP Hanura Oesman Sapta Oddang, sedangkan pengurus hariannya juga ikut hengkang, ada yang bergabung di Partai Golkar, Nasdem dan lainnya, namun mayoritas bergabung ke PSI yang ditinggalkan Moh Fadli Noor.
Sekretaris DPD Hanura Sulsel Affandi Agusman Aris mendapat mandat sebagai ketua DPW PSI Sulsel bersama Imbar Ismail.
Affandy mengaku mulai menyempurnakan kepengurusan. Khususnya di DPD kabupaten/kota sebagai persiapan verifikasi parpol oleh KPU.
“Kita juga perkuat infrastruktur partai dan ini kita harus lakukan untuk menghadapi verifikasi tahun 2022. Kita minta untuk segera menyelesaikan pembentukan kepengurusan DPC tingkat kecamatan agar bisa segera diverifikasi internal,” ujar Affandy.

Pada Pileg 2019 lalu, PSI tidak mampu pendudukan kadernya satu pun di Sulsel. Pengalaman itu akan dijadikan bahan evaluasi ke depan.
“Belajar dari pengalaman pada Pemilu 2019. Strategi pencalegan sudah harus dirubah agar menghasilkan kursi di DPRD kabupaten/kota,” terang Affandy.
Kali ini, ketua Dewan Pimpinan Provinsi (DPP) Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) Sulsel Suzanna juga mengajukan surat pengunduran diri ke DPN. Suzanna yang pernah tercatat sebagai anggota DPRD Sulsel dua periode ini bakal bergabung di partai lain dengan mengajak pengurus DPP PKPI Sulsel lain.
Tak hanya itu, jauh sebelumnya tepatnya 2019 lalu, belasan pengurus dan kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS) juga telah bergabung di Partai Gelora yang didirikan Anis Matta. Mereka diantaranya Syamsari Kitta, Mudzakkir Aji Djamil hingga Taslim Tamang.
Tak hanya itu, puluhan pengurus dan kader Partai Amanat Nasional (PAN) juga telah hengkang dan bergabung dengan Partai Ummat yang dibentuk Prof Dr Amien Rais.
Tidak menutup kemungkina, pada 2022 nanti sejumlah pengurus Partai Berkarya, Perindo juga akan hengkang. (rif)



×


Ketua Parpol Sulsel Mundur Satu Demi Satu

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link