pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Pasutri Dosen UMB Raih Doktor di UNM pada Hari yang Sama

MAKASSAR, BKM — Anugerah Febrian Syam dan Andi Nurhikmah berhasil lulus dan berhak meraih gelar doktor dalam bidang Pendidikan Bahasa Inggris. Mereka mengikuti sidang ujian promosi doktor pada Senin, 13 Desember 2021 di Aula Lantai 5 Program Pascasarjana Universitas Negeri Makassar (PPs UNM)

Kedua pasangan suami dan istri (pasutri) ini tercatat sebagai dosen di Universitas Muhammadiyah Bulukumba (UMB), Provinsi Sulawesi Selatan. Anugerah Febrian Syam sebagai suami menjalani sidang ujian promosi pada pagi, sedangkan Andi Nurhikmah sebagai istri pada siang hari.

Anugerah menulis disertasi berjudul Intercultural Communicative Competence Development of EFL Students in an Indonesian Higher Education, sementara disertasi Andi Nurhikmah berjudul Bilingual Communication Competence Development of EFL Students in Indonesian Social Context.

Sidang ujian promosi Anugerah dipimpin Prof.Dr. Baso Jabu, M.Hum. dengan anggota Prof. Drs. Muhammad Basri, M.Ed., Ph.D., Dr. Sahril, M.Hum., Prof. Dr. Haryanto, M.Pd., Sultan, M.Ed., Ph.D., dan Dr. Rusdiah, M.Hum. Sidang ujian promosi Andi Nurhikmah dipimpin Prof. Dr. Baso Jabu, M.Hum., dengan anggota: Prof. Dr. Muhammad Basri, M.Ed., Ph.D., Amirullah Abduh, S.Pd., M.Ed., Ph.D., Prof. Dr. Kisman Salija, M.Pd., Sultan, M.Ed., Ph.D., dan Dra. Nasmilah, M.Hum.

Temuan riset Anugerah, yaitu kompetensi komunikasi antarbudaya mahasiswa Bahasa Inggris mengalami perkembangan dengan cara berbeda selama interaksi di rumah, universitas, dan komunitas Ditemukan pula riset ini menginisiasi model perkembangan kompetensi komunikasi antarbudaya terintegrasi dengan sikap, pengetahuan, dan keterampilan.

“Perkembangan mahasiswa bahasa Inggris terkait kompetensi komunikasi antarbudaya, yaitu perkembangan antarrelasi, koordinasi, dan subordinasi,” tegasnya.

Sementara temuan riset Andi Nurhikmah, yaitu kompetensi komunikasi dwibahasa (Bahasa Inggris dan Bahasa Indonesia) mahasiswa Bahasa Inggris berkembang secara berbeda dari rendah ke tinggi di konteks sosial Indonesia. Temuan riset ini juga model perkembangan komunikasi dwibahasa dalam dua tingkatan, yaitu rendah dan tinggi.

“Riset ini menemukan pula, terdapat tiga perbedaan perkembangan kemampuan komunikasi dwibahasa, yaitu perkembangan terpecah, sebagian, dan utuh,” jelasnya.

Seusai keduanya menjawab pertanyaan, sanggahan, dan klarifikasi dewan penguji, keduanya dinyatakan lulus dan berhak menyandang predikat doktor.

Ketua sidang, Prof. Dr. Baso Jabu, M.Hum. yang juga bertindak selaku penguji internal, mengapreasiasi usaha dan kerja keras pasutri yang berasal dari program studi dan angkatan yang sama, hingga dapat menyelesaikan studi secara bersamaan. ”Ini peristiwa langka yang terjadi di PPs UNM,” ujarnya. (rls)



×


Pasutri Dosen UMB Raih Doktor di UNM pada Hari yang Sama

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link